Selasa, 25 Juni 2019
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan | Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi | 25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau | Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS | Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru | LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
 
Internasional
Sempat 'Dikepruk' dengan Telor
Petisi Tuntut Copot Senator yang Salahkan Muslim Diteken Hampir 1 Juta Kali

Internasional - - Minggu, 17/03/2019 - 13:00:18 WIB

SULUHRIAU, Sydney - Petisi untuk mencopot Fraser Anning, senator Australia yang menyebut Imigram Muslim penyebab teror di New Zealand, dibuat di change.org.

Hingga berita ini diturunkan, hampir satu juta orang menandatangani petisi berjudul 'Remove Fraser Anning from parliament' itu.

Halaman Change.org, Minggu (17/3/2019), pembuat petisi tersebut atas nama akun Kate Ahmad. Hingga pukul 12.20 WIB, sudah 855.000 orang menandatangani petisi tersebut.

"Kami menyerukan kepada pemerintah Australia untuk membantu menuntut pengunduran diri dari pria yang menyalahkan korban atas kematian mereka yang kejam, dan menggunakan referensi untuk genosida untuk melanjutkan agendanya yang penuh kebencian. Tidak ada tempat di pemerintah Australia untuk Neo-Nazi.
Tidak ada tempat untuk fanatisme. Tidak ada tempat untuk ujaran kebencian," tulis Kate Ahmad di petisi tersebut.

Dikutip dari website Parlemen Australia, Fraser Anning merupakan pria kelahiran 14 Oktober 1949 di Brisbane, Australia. dia merupakan senator dari Negara Bagian Queensland yang dilantik pada November 2017 lalu.

Anning merupakan independen setelah didepak dari Katter's Australian Party (KAP) pada Oktober 2018.

Nama Anning banyak dibicarakan saat dia menyebut penyebab aksi teror itu adalah 'program imigrasi yang memungkinkan kaum Muslim fanatik untuk bermigrasi ke Selandia Baru'.

Seperti dilansir ABC News dan The New Zealand Herald, Sabtu (16/3/2019), Anning kemudian dikepruk dengan telur saat sedang menjawab pertanyaan wartawan dalam sebuah acara politik di Moorabbin, Melbourne bagian tenggara, Sabtu (16/3/2019) waktu setempat. Anning hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pemuda bernama Will Connolly yang berdiri di belakang Anning tiba-tiba menghantamkan sebutir telur mentah ke bagian belakang kepalanya saat dia sedang disorot kamera wartawan. Telur mentah itu pecah di kepalanya dan melumuri pakaiannya.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri

Senin, 24/06/2019 - 20:42:23 WIB
5 Kasus Pemilu 2019 di Bengkalis tak Ada yang Sampai ke Pengadilan
Senin, 24/06/2019 - 20:29:32 WIB
Buntut Yel-yel, AMPM Riau Laporkan Suporter PSPS ke Polisi
Senin, 24/06/2019 - 20:17:17 WIB
25 Juni 2019 Batas Akhir Perpanjangan Waktu Pelunasan BPIH JCH Riau
Senin, 24/06/2019 - 13:00:30 WIB
Suportes Demo ke Kantor Gubri, Tuntut Selamatkan PSPS
Senin, 24/06/2019 - 12:56:58 WIB
Dua Pria Diduga Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Jl Arifin Achmad Pekabaru
Minggu, 23/06/2019 - 22:25:39 WIB
Bakal Digelar Pekan Ketiga September
LPTQ Bengkalis Gelar Diklat Sistem e-MTQ dan Administrasi Berbasis IT
Minggu, 23/06/2019 - 22:08:51 WIB
Gelar Aksi di Ruang Paripurn DPRD,
Mahasiswa Riau Protes soal Banjir di Paripurna HUT Pekanbaru ke-235
Minggu, 23/06/2019 - 11:02:56 WIB
Paripurna Istimewa Hari Jadi Pekanbaru ke-235: Sudah Banyak Dilakukan
Minggu, 23/06/2019 - 06:02:56 WIB
Catatan HUT Pekanbaru ke 235
Banjir dan Macet Masih Jadi Persoalan Kota Pekanbaru
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved