Sabtu, 17 08 2019
Bupati Lepas Pawai Obor HUT RI ke-74 di Meranti | Wabup Meranti Serahkan Kostum Pelajar Duta Granat | Polisi Malaysia Larang Ulama Zakir Naik Ceramah di Perlis | Bupati Amril Nobar Pidato Kenegaraan dengan Forkopimda di Gedung Cik Puan Bengkalis | Bupati Natuna Hamid Rizal Kukuhkan 40 Anggota Paskibraka HUT RI ke- 47 | 75 Anggota Paskibraka Bengkalis untuk HUT RI Ke-74 Tahun 2019 Dikukuhkan
 
Daerah
Gubri Safari Ramadhan di Meranti, Ini yang Disampaikan

Daerah - - Rabu, 15/05/2019 - 08:58:47 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Gubernur Riau H. Syamsuar beserta Istri dan rombongan Pemerintan Provinsi Riau melakukan kunjungan Safari Ramadhan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (14/5/2019) malam di Mesjid Darul Ulum.

Dedatangan Gubri dan rombongan disambut Wakil Bupati H. Said Hasyim, kegiatan ini dalam rangka meningkatkan silahturahmi antara Pemerintah Provinsi Riau dan Pemkab Kepulauan Meranti beserta masyarakat sekaligus untuk melihat langsung kondisi pembangunan di Meranti, Masjid Darul Ulum, Selatpanjang.

Turut hadir bersama Gubernur Riau, Danrem 031/WB Brigjend TNI Mohammad Fajar, Kanwil Kemenag Riau Dr. H. Mahyudin MA, Asisten I Sekdaprov Riau Ahmadsyaharofie, Kabiro Kesra Sekdaprov Riau Drs. H. Masrul Kasmi, , Kabag Umum Areyadi, Kepala BKD Riau Drs. Ikhwan, Pimpinan Perbankan, Perwakilan PT. RAPP,


Wabup Meranti Said Hasyim dalam sambutannya menyampaikan, rasa bangga warga Meranti atas kehadiran Gubernur Riau ditengah masyarakat.

Kemudian Wabup menceritakan kondisi Kepulauan Meranti yang telah berusia 10 tahun, saat ini Pemkab Meranti terus menggesa pembangunan khususnya dibidang infrastruktur untuk membuka isolasi daerah dan menekan angka kemiskinan. Ekonomi masyarakat semakin tertekan akibat murahnya harga komoditi perkebunan dipasaran yang menjadi andalan masyarakat seperti Karet dan Kelapa.

Soal infrastruktur APBD Pemkab hanya mampu membangun sepotong-sepotong, alhasil infrastruktur jalan belum terkoneksi sempurna. Untuk itu Wabup berharap dukungan anggaran dari Pemprov Riau dalam membangun infrastruktur pembuka isolasi dan aksesbilitas daerah.

Selama ini untuk mendapat dukungan pusat melalui dana APBN membangun infrastruktur jalan di Meranti sangat sulit karena terbentur regulasi, seperti diketahui dengan kondisi Meranti yang berpulau tidak satupun jalan yang ada merupakan jalan Nasional sehingga dana APBN tak bisa disalurkan.

Selain jalan Wabup Said Hasyim juga menyampaikan aspirasi masyarakat soal kelanjutan jembatan Selat Rengit penghubung Pulau Tebing Tinggi dan Pulau Merbau yang masih belum terwujud, untuk itu Wabup kembali meminta dukungan dana dari Pemprov Riau untuk menuntaskannya.

"Untuk itu kami mohon bantuan dari Pemerintah Provinsi dapat megalokasikan dana untuk menggesa pembangunan Infrastrutur untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan kualitas pendidikan dan kesehatan," ucapnya.

Terakhir dilaporkan Wabup kepada Gubernur, jika tak ada aral melintang dalam waktu dekat tepatnya 27 Mei 2019 mendatang akan dilakukan pengoperasian Roll On Roll Off (RoRo) di Insit Laut Alai-Pelabuhan Buton Siak jika RoRo dioperasikan maka fasilitas ini menjadi pembuka isolasi daerah pertama bagi Meranti menuju Pulau Sumatera.

Gubernur Riau H. Syamsuar dalam pidatonya dihadapan jemaah masjid Darul Ulum, menjelaskan kedatangan dirinya dan rombongan juga dalam rangka melihat langsung kondisi pembangunan di Meranti sekaligus menampung aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur.

Dikatakannya Pemprov Riau komit mendukung pembengunan di Kabupaten Kota yang ada di Riau. Seperti pembangunan infrastruktur dasar Listrik yang saat ini tingkat elektrifikasi sudah mencapai 98 persen. Meski begitu diakui Gubri masih ada daerah-daerah yang perlu mendapat perhatian serius seperti Kabupaten Meranti dan Indra Giri Hilir. "Harapan kita tahun ini semua desa yang ada di Provinsi Riau bisa teraliri listrik PLN," ucapnya.

Menyangkut pembangunan jalan-jalan Desa di Kabupaten Kota yang belum sesuai dengan harapan masyarakat. Gubri mengaku sudah mengumpulkan semua pejabat terkait untuk menggesanya agar bisa dituntaskan. Namun jika melihat kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Riau yang berkisar 9 Triliun, diakui orang nomor satundi Provinsi itu tidak mampu menyelesaikan pembangunan diseluruh daerah selama 5 bahkan 10 tahun ke depan jika tidak ada terobosan bersama Bupati dan Walikota merumuskan apa yang menjadi prioritas utama.

Menurut Gubernur potensi Meranti sangat besar mulai dari Perikanan, Perkebunan kelapa, Kopi, Karet dan lainnya. Saat ini dengan berubah status Bank Riau-Kepri dari Konvesional menjadi Syariah diharapkan dapat mengembangkan UMKM yang ada di daerah termasuk dalam pengelolaan hasil perkebunan sehingga kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.

Gubri juga menyampaikan informasi tentang program BPOM Pekanbaru yang akan membantu uji labor untuk mengeluarkan sertifikat Halal terhadap produk UMKM yang ada di Riau agar memiliki standar SNI. Hal ini sekaligus dalam upaya mensukseskan program wisata halal di Provinsi Riau yang juga menjadi fokus Pemprov Riau dalam menarik wisatawan tingkatkan PAD. "Kami harap UMKM di Kabupaten Meranti juga dapat memanfaatkan kesempatan ini," ujarnya lagi.

Kepada Wakil Bupati dan jajaran pejabat Pemkab. Meranti, Gubri juga menyinggung soal upaya mengatasi abrasi di Meranti terutama di Pulau Rangsang. Masalah ini diakui Gubri sudah disampaikan ke Kementrian Maritim RI.

Dalam pertemuan tingkat Nasional lainnya dengan Kementrian Ristek RI, dikatakan Wabup muncul wacana akan dibangunya Akademi Komoditas di tiap Kabupaten yang disesuaikan dengan potensi daerah. Akademi Komoditas ini rencananya akan dibangun dilahan kosong pesantren-pesantren untuk membantu masyarakat miskin untuk melanjutkan pendidikan.

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Riau di Kepulauan Meranti diakhiri dengan mendengarkan Tausiah dari Al-Ustadz Zulhelmi Rais yang men

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved