Sabtu, 20 Juli 2019
Pekanbaru Raih Penghargaan Nasional dari Kemen-PPPA | Kehadiran Honda ADV 150 Buka Pasar Baru | Jokowi Beri Waktu Tim Teknis Polri 3 Bulan Tuntaskan Kasus Novel | Boeing Merugi Rp 68 Triliun karena Larangan Terbang 737 Max | Dua Oknum Pegawai Dishub Meranti Ditahan Kejari | Napi Ini Gantung Diri di Musalla Lapas
 
Metropolis
Aksi Massa Super Damai ke KPU, Ini Tuntutan yang Disampaikan

Metropolis - - Jumat, 17/05/2019 - 17:55:24 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ribuan massa yang menggelar aksi super damai ke kantor KPU Riau Jl Gajah Mada Jumat (17/5/2019) menyampaikan beberapa tuntutan. 


Sebelumnya massa berorasi di depan kantor KPU yang dijaga ketat aparat keamanan. Setelah berorasi, massa aksi Super Damai ini menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan kepada perwakilan KPU yang hadir di tengah mereka.

Pernyataan sikap ini disampaikan langsung Ketua GMMK Riau, Yana Mulyana, kepada Ketua KPU Riau Ilham M Yasir.

Yana menyampaikan, bahwa ada banyak temuan kecurangan yang disampaikan oleh masyarakat pada pemilu tersebut. Mulai dari kekurangan surat suara, surat suara tercoblos, kesalahan penghitungan situng, dan lainnya.

"Kesalahan ini terjadi berulang dan di banyak tempat. Seolah KPU sengaja melakukannya," sebut Yana.

"KPU harus netral dalam menyelenggarakan pemilu. Jangan curang sehingga merugikan salah satu calon," tambah Yana.

Menurut Yana, laporan-laporan kecurangan tersebut harus ditanggapi untuk perbaikan ke depannya. Jika tidak, dikhawatirkan masyarakat akan kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah.

"Kita di sini tidak menuntut siapa yang harus menang. Siapapun yang menang akan kita terima jika itu berlangsung dengan adil," ungkap Yana.

Ia menuntut KPU tidak perlu mengulang pemilu, cukup dengan membuka kembali formulir C1 untuk memastikan hasil yang sebenarnya.

GMMK mengatakan akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak ditanggapi. Lewat aksi ini, mereka berharap KPU melihat keinginan masyaakat untuk diperlakukan adil oleh pemerintah.

"KPU harus adil. Melihat kecurangan ini, apakah memang KPU yang salah atau ada tekanan yang tidak bisa dilawan KPU, kita tidak tahu," katanya.

Peserta Aksi super damai ini juga memanjatkan doa untuk para anggota KKPS yang meninggal dan sakit. Ini sebagai bentuk turut prihatin atas musibah dialami.  [slt]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved