Kamis, 19 09 2019
Stok Masker N95 dan Air Purifier Menipis | Turut Prihatin, DPK SAPMA IPK UR Bagikan Masker ke Warga | Teratak Literasi Sediakan Buku Bacaan untuk Ngisi Waktu Bagi Korban Asap | Peduli Kabut Asap, Kapolres Natuna Turut Turun ke Jalan Bagi-bagi Masker ke Masyarakat | Mendikbud: Tahun Depan Gaji Guru Honorer Bersumber dari Dana Alokasi Umum | Polres Siak Buka Posko Kesehatan Penanggulangan Kabut Asap dan Bagikan Masker ke Warga
 
Daerah
Mako Brimob Diserang, Tim Inafis Polri Olah TKP

Daerah - - Sabtu, 25/05/2019 - 12:42:46 WIB

SULUHRIAU- Mako Brimob Kompi 3 Batalyon B Watumas, Purwokerto, Jateng, diserang orang tak dikenal, dinihari tadi.

Saat ini tim Inafis Polri tengah melakukan olah tempat kejadian perkara. Markas Brimob Watumas Purwokerto, Sabtu (25/5/2019) pagi terlihat, pintu gerbang markas ditutup dan dijaga oleh petugas bersenjata. Pos jaga Markas Brimob yang terkena tembakan juga diberi garis polisi.

Tim Inafis yang melakukan olah TKP terlihat tengah mengecek lubang yang mengenai kaca pos jaga dan kayu atap pos jaga yang berlubang sambil membuka genteng untuk mencari bukti- bukti.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun, juga sempat mengecek kayu atap yang berlubang diduga terkena peluru.

Warga Mengaku Dengan Suara Tembakan

Warga mengaku mendengar rentetan tembakan itu, namun tidak berani keluar dari rumah.
Ketua RT 1 RW III Kelurahan Purwanegara, Purwokerto, Riyadi (52), mengatakan dari dalam rumahnya yang hanya berjarak 20 meter dari pintu gerbang Mako Brimob Watumas, dirinya mendengar juga suara letusan beberapa kali.

"Sedang tidur, kaget (mendengar letusan). Suaranya keras sekali, sempat terbersit apa ada ledakan molotov. Tapi saya nggak berani keluar," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Riyadi baru menyadari ada serangan tembakan ke Mako Brimob Watumas setelah beberapa saat setelahnya. "Sekitar pukul 03.00 WIB baru banyak warga yang keluar, sudah banyak orang di depan (Markas Brimob)," jelasnya.

Pengakuan serupa juga disampikan Herlina (46), warga setempat, kepada wartawan. Rumah Herlina berada di depan markas Brimob. Pada jama kejadian, dia mengaku mendengar suara letusan sebanyak tiga kali mirip letusan petasan atau tembakan dari arah Mako Brimob Watumas. Semula dia mengira suara itu dari latihan menembak anggota Brimob.

"Dengar sekitar pukul 01.30 WIB, tiga kali. Saya kira suara petasan, tapi kok beda. Saya dengar tiga kali, keras tar tar tar. Saya sering dengar suara tembakan pas lagi latihan, cuma kok ini santai-santai saja, tidak ada orang lagi lari," kata Herlina.

"Saya dengar tapi tidak keluar, karena saya pikir latihan menembak. Di sini sering dengar suara latihan menembak," lanjutnya.   

Polisi membenarkan telah terjadi penyerangan berupa aksi tembakan ke Mako Brimob Watumas, Purwokerto, Jateng.

4 personel jaga ditembaki orang tak dikenal. Seorang di antaranya terserempat peluru yang diberondongkan dari mobil yang terus melaju.

Editor: Jandri | Sumber: detik.com

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved