">
  Kamis, 19 09 2019
Proses Penilaian MTQ ke-44 Tingkat Kabupaten Bakal Berbasis Elektronik | Mendikbud RI Luncuran Digitalisasi Sekolah di Kabupaten Natuna | Kabut Asap Ganggu Aktivitas Ekonomi | Imam Nahrawi Tersangka KPK, Istana: Otomatis Mundur sebagai Menpora | Batal Terbang ke Anambas Gara-gara Asap, Ini Sindiran UAS untuk Pembakar Lahan | Jof Fair Pemko 2019, Ada 40 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja
 
Daerah
Disparbud Natuna Kembali Gelar Sail to Natuna Yacht Rally 2019

Daerah - - Senin, 10/06/2019 - 13:00:30 WIB

SULUHRIAU, Natuna- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Natuna kembali mengadakan kegiatan acara tahunan "Sail to Natuna Yatch Rally di tahun 2019".

Rencana kegiatan ini didukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dan Kementerian Pariwisata, yang akan dipusatkan di-Pantai Teluk Selahang - Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna, yang akan berlangsung dari tanggal 12-15 Juni tahun 2019.

Image result for sail to natuna 2019

Kepala Disparbud Kabupaten Natuna, Hardinansyah, kepada media ini diruang kerjanya pada Senin, (10/6/2019) ungkapkan bahwa, peserta mancanegara yang ambil bagian pada Sail To Natuna tahun ini sebanyak 31 Yacth, diantaranya ada dari Australi ada 20 kapal sebanyak 39 orang personil, Amerika ada 4 kapal dengan 7 orang personil, Inggris ada 2 kapal dengan 3 orang personil, Selandia Baru ada 2 kapal dengan 4 orang personil, selanjutnya Swiss, Prancis dan Belanda, masing-masing ada 1 kapal dengan 2 orang personil.

Hardinansyah mengatakan, Disparbud Natuna akan menyiapkan beberapa rangakaian kegiatan seperti biasanya dan juga beberapa perlombaan untuk mendukung menyemarakkan acara tersebut.

“Untuk menyemarakkan, nanti kita adakan Lomba Kupas dan Kukur Kelapa, Lomba Tepuk Bantal, Tari Balon serta City Tour untuk membawa peserta berkeliling menikmati pariwisata dan kuliner di Natuna,” ungkap Hardinansyah.
Hardinansyah berharap nantinya para yacth bisa mempromosikan Natuna ke mancanegara dan kelak yacth to Natuna ini ada yang datang dengan sendirinya.

Dikatakannya, Pemerintah dalam hal ini hanya bersifat Menstimula (merangsang) dan setiap wisatawan yang berkunjung ke Natuna fositif, dan upaya pemerintah melalui Bupati sudah beberapakali menyurati Kementrian Perhubungan agar maskapai Garuda bisa masuk ke-Natuna.

"Dengan maskapai Garuda masuk ke-Natuna, kita bisa menyisir Wisatawan kelas menengah keatas dan Wisatawan minat khusus, apalagi kita sudah ditetapkan sebagai Geopark Nasional dan digesa akan menjadi Global Geopark UNESCO" tarang nya.

Penulis: Nurhelim
Editor  : Jandri


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved