Jum'at, 21 Juni 2019
Pemko Pekanbaru akan Bangun Underpass di Jl Sudirman | Menhan Sebut 3% Anggota TNI Terpapar Radikalisme, Begini Kata Moeldoko | 95 Ribu JCH di Riau Masuk Daftar Tunggu | Sempena Hari Jadi Pekanbaru ke 235, Wako Pimpin Aksi Bersih Sungai Siak | DPRD Dukung Pemprov Riau Hibahkan Lahan Pasar Cik Puan ke Pemko Pekanbaru dengan Syarat... | Peraih Terbaik Lomba Bercerita Akan Wakili Natuna di Tingkat Provinsi dan Nasional
 
Daerah
Gajah Liar yang Masuk ke Kebun Sawit di Inhu Diduga Stres Karena Ditonton Warga

Daerah - - Rabu, 12/06/2019 - 17:53:00 WIB

SULUHRIAU, Inhu- Enam ekor gajah liar masih berada di perkebunan sawit di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Gajah liar ini diduga stres karena banyaknya warga yang menonton di sekitar lokasi.

"Tak hanya gajah liarnya yang stres, kita juga jadi ikut stres. Kita sudah berusaha meminta warga agar menjauh dari lokasi, tapi tak mau juga. Gajah liar akan stres kalau kondisinya ditonton masyarakat," kata Kepala Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Andri Hansen Siregar kepada detikcom, Rabu (12/6/2019).

Kondisi gajah liar diduga dehidrasi karena menempuh perjalanan dari TNTN hingga ke Kecamatan Peranap dan Kelayang.

"Sejak tadi malam kita itu meletakkan makanan gajah seperti pelepah pisang dan tebu. Makanan ini awalnya untuk gajah jinak bila sampai di lokasi. Tapi rupanya makanan itu dimakan gajah liar. Mereka mengalami dehidrasi," kata Hansen.

Petugas mengerahkan dua gajah jinak untuk menggiring gajah liar keluar dari perkebunan sawit. Gajah ini berasal dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Dua gajah latih ini diberi nama Indro dan Rahman. "Keduanya sudah terlatih untuk melakukan penggiringan. Keduanya merupakan gajah pemberani," kata Hansen.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved