Sabtu, 17 08 2019
Berjalan Hikmad, Bupati Hamid Rizal Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke- 74 Tingkat Kabupaten Natuna | Bupati Lepas Pawai Obor HUT RI ke-74 di Meranti | Wabup Meranti Serahkan Kostum Pelajar Duta Granat | Polisi Malaysia Larang Ulama Zakir Naik Ceramah di Perlis | Bupati Amril Nobar Pidato Kenegaraan dengan Forkopimda di Gedung Cik Puan Bengkalis | Bupati Natuna Hamid Rizal Kukuhkan 40 Anggota Paskibraka HUT RI ke- 47
 
Daerah
Istri Oknum Polisi di Meranti Nyaris Diamuk Warga

Daerah - - Rabu, 10/07/2019 - 08:01:14 WIB

SULUHRIAU, Meranti - Wanita berinisial RM yang merupakan Istri oknum anggota polisi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau nyaris diamuk massa.

Peristiwa ini terjadi Selasa, (9/7/2019) sekitar pukul 20.10  WIB. Namun RM masih  beruntung dari amukan warga setelah diamankan aparat kepolisian setempat.

Kerumunan warga memadati sekitar rumah RM, namun aparat kepolisian juga sudah berada di lokasi dan menjaga di depan pintu rumah RM.

"Dari pada terjadi hal-hal yang tidang dinginkan kita minta ibu itu (RM-red) keluar dari rumah dan angkat kaki dari kampung ini karena bisa jadi parasit di kampung ini," kata Iwan RT setempat dengan wajah kesal.

"Halau saja dari kampung kami, jika perlu di tes urine. Asal cakap saja," teriak salah seorang warga pula di tengah kerumunan.

Selang beberapa saat, pihak kepolisian langsung membawa RM masuk ke dalam mobil yang telah stanbye di sekitar lokasi. Wanita itu pun tampak tertunduk masuk ke dalam mobil dengan menggunakan helm.

Kemudian, warga pun terus mengerumuni mobil aparat kepolisian yang membawa wanita itu, dan ada yang mengabadikan  kejadian tersebut.

Perlahan mobil berjalan, warga pun mulai membubarkan diri.

"Beruntung kepolisian cepat datang dan membawa pergi, kalau tidak tentu akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena warga makin terus berdatangan," ujar Mahmudin selaku Ketua RW 04 atau RW setempat.

Kata Mahmudin pula, dirinya selaku Ketua RW sebenarnya sangat menyayangkan sampai terjadi seperti itu.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Selatan, Brigadir Solehudin mengungkapkan, persoalan tersebut berawal dari chatingan di media sosial (medsos) lewat inbook oleh RM ke warga setempat yang diduga berisikan ucapan yang kurang pantas sehingga memicu terjadinya peristiwa tersebut.

"Yang jelas kita amankan dulu biar tidak tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Mudah-mudahan persoalan ini  segera selesai," pungkasnya. (tmy)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved