Kamis, 19 09 2019
Proses Penilaian MTQ ke-44 Tingkat Kabupaten Bakal Berbasis Elektronik | Mendikbud RI Luncuran Digitalisasi Sekolah di Kabupaten Natuna | Kabut Asap Ganggu Aktivitas Ekonomi | Imam Nahrawi Tersangka KPK, Istana: Otomatis Mundur sebagai Menpora | Batal Terbang ke Anambas Gara-gara Asap, Ini Sindiran UAS untuk Pembakar Lahan | Jof Fair Pemko 2019, Ada 40 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja
 
Sosial Budaya
BRG dan PT. Cevron Tandatangani Nota Kesepahaman Restorasi Gambut

Sosial Budaya - - Kamis, 11/07/2019 - 17:07:08 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Dalam rangka mewujudkan peningkatan ketertiban, Badan Restorasi Gambut (BRG) dan PT. Cevron Pacific Indonesia melakukan penanda-tanganan Nota Kesepahaman dalam melaksanakan Restorasi ekosistem gambut.

Nota Kesepahaman ditandatangani Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Pertisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia Myrna A Safitri dan Vice President  Environment PT. Chevron Pasific Indonesia Ruby Mulyawan.

Kegiatan tersebut diikuti 21 Desa/Kelurahan yang berada di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Kabupaten Siak Dan Kabupaten Kampar Pada Kamis Siang, 11 Juli 2019, di Novotel Hotel Pekanbaru, Jalan Riau No. 59 Pekanbaru.

Myrna A Safitri , dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam percepatan restorasi gambut dibutuhkan kerja bersama semua pihak. Restorasi gambut juga tidak hanya bertujuan untuk mengendalikan kebakaran lahan saja, namun perlu dilakukan pengelolaan dan pemanfaatannya.

“Hampir 1000 Hektar ekosistem lahan gambut di Riau rusak akibat kebakaran hutan. Dan tugas BRG adalah sumber fisi atau asistensi teknik pada perusahaanagar mampu menjalankan Restorasi gambut,“ ungkap Myrna A Safitri.

Kabupaten bengkalis merupakan salah satu dari lima kabupaten yang terpilih dalam restorasi gambut.Vice President  Environment PT. Chevron Pasific Indonesia Ruby Mulyawan juga mengatakan dengan adanya kerjasama tersebut dapat membantu masyarakat lebih sejahtra.“kami berharap kerjasama ini betul-betul efektif dan saling mendukung agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyrakat,” ungkap Ruby Mulyawan.

Kedepan, melalui inisiasi pengelolaan gambut yang baik di tingkat desa akan tetap dikembangkan dan disebarluaskan. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan pengetahuan positif dan wawasan dalam pengelolaan lahan gambut berkelanjutan serta dapat berjalan lebih efektif di masa mendatang dan dapat diwariskan ke generasi yang akan datang. (las, rls)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved