Sabtu, 17 08 2019
Segera ke Tanah Air, Penimbangan Barang JH Kloter BTH 02 Riau Rampung | Upacara Peringatan HUT RI ke 74 di Pemkab Bengkalis Berjalan Sukses | Bupati Meranti Meranti Ajak Masyarakat Wujudkan SDM Unggul dan Maju | Berjalan Hikmat, Bupati Hamid Rizal Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke- 74 Tingkat Kabupaten Natuna | Bupati Lepas Pawai Obor HUT RI ke-74 di Meranti | Wabup Meranti Serahkan Kostum Pelajar Duta Granat
 
Sosial Budaya
7 Sengketa Pileg di Riau Mulai Disidang MK, 3 Pemohon Tidak Hadir

Sosial Budaya - - Sabtu, 13/07/2019 - 15:00:41 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Tujuh permohonan  Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) di Riau mulai disidang di Mahkamah Konstitusi (MK) Jumat (12/07/2019).

Dalam Sidang Pendahuluan itu, Tiga Permohonan yakni dari Partai PKB, Partai Berkarya dan Partai  Garuda batal hadir.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan yang hadir menyampaikan Keterangan tertulis di MK.

Rusidi hadir di MK atas penugasan dari Bawaslu RI bersama empat anggota lainnya yaitu Neil Antariksa, Amiruddin Sijaya dan Hasan.

Sidang pendahuluan dilksanakan di gedung MK RI Jalan Merdeka Barat No.6, Jakarta Pusat.  MK melaksanakan sidang pendahuluan dengan membagi majelis menjadi tiga Panel.

Untuk Perkara dari Riau disidangkan di Ruang Utama Persidangan MK lantai dua. Masing Panel Sidang pendahuluan ini di Pimpinnoleh seorang Ketua Majelis dengan dua Anggota dengan agenda mendengarkan pokok permohonan dan pengesahan alat bukti dari Pemohon. Sidang dimulai pukul 16.00 wib dan berakhir pada pukul 18.30 Wib.

Perkara dari Riau  dipimpin langsung oleh Ketua MK Hakim Konstitusi Anwar Usman, dengan didampingi 2 orang anggota majelis lainnya Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat.

Adapun 7 (tujuh) permohonan dari Partai Politik (Parpol) di Riau yang mengajukan sengketa PHPU ke MK yaitu Partai Nasional Demokrat (Nadem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Berkarya, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada saat sidang berlangsung terdapat satu Permohonan dari partai Hanura dicabut oleh Caleg Hanura dari Suhardiman Amby, Caleg Dapil 8 DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Indragiri Hulu (Inhu).

Sedangkan untuk permohonan dari Partai Hanura lainnya dari Caleg DPRD Kota Pekanbaru dapil 2, meskipun belum mendapat rekomendasi dari DPP Partai, namun Penasehat hukum Prinsipal meminta Majelis Hakim MK untuk tetap melanjutkan permohonan denagn alasan mereka masih tetap.mengusahakan  surat rekomendasi dari DPP nya.

Selain pemohon, hadir pihak termohon yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU) Provinsi Riau Ilham Yasir, dan 2 anggota lainnya Joni Suhaidi, dan Firdaus.

Sidang akan dilanjutkan pada Kamis pekan depqn tanggal 18 Juli 201,  dengan agenda mendengarkan jawaban termohon (KPU Provinsi Riau), dan pengesahan alat bukti termohon dan mendengarkan keterangan dari Bawaslu Provinsi Riau sebagai lembaga pemberi keterangan di MK. (Rls, jan)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved