Sabtu, 17 08 2019
Bupati Lepas Pawai Obor HUT RI ke-74 di Meranti | Wabup Meranti Serahkan Kostum Pelajar Duta Granat | Polisi Malaysia Larang Ulama Zakir Naik Ceramah di Perlis | Bupati Amril Nobar Pidato Kenegaraan dengan Forkopimda di Gedung Cik Puan Bengkalis | Bupati Natuna Hamid Rizal Kukuhkan 40 Anggota Paskibraka HUT RI ke- 47 | 75 Anggota Paskibraka Bengkalis untuk HUT RI Ke-74 Tahun 2019 Dikukuhkan
 
Religi
5 Sifat Jahiliyah Di Zaman Modern yang Sering Kita Lihat

Religi - Editor: Jandri - Minggu, 14/07/2019 - 13:20:01 WIB

SULUHRIAU- Sebelum Islam menyebar, penduduk Mekkah dikenal sebagai kaum jahiliyah. Disebut jahiliyah karena sifat mereka yang terlalu banyak melakukan kemungkaran dan kebodohan. Seperti menyembah berhala, mengubur hidup-hidup anak perempuan dan melakukan kemaksiatan.

Namun setelah Islam tersebar luas, istilah jahiliyah tidak lagi digunakan karena penduduk Mekkah sudah berada di jalan yang benar. Namun istilah jahiliyah bukan menunjukkan waktu atau zaman, melainkan sifat seseorang.

Jahiliyah sendiri memiliki arti kebodohan. Secara garis besar, jahiliyah berarti melakukan kemungkaran padahal sudah tahu yang benar. Sudah jelas kalau Islam itu adalah agama yang benar, tapi masih banyak yang membangkang.

Meskipun pada zaman Nabi kejahiliyahan sudah diberantas, namun nyatanya sifat jahiliyah masih ada sampai sekarang, hanya saja dalam wajah yang berbeda. Berikut sifat-sifat jahiliyah di zaman modern yang sering kita lihat.


1. Terlalu cinta dunia ketimbang akhirat


Dunia itu sementara, sementara akhirat selama-lamanya. Tapi kebanyakan dari kita lebih mengutamakan urusan dunia ketimbang urusan akhirat. Kita lebih takut hidup miskin di dunia ketimbang takut masuk neraka nanti.

Terlalu mencintai dunia adalah salah satu kejahiliyahan dalam wujud halus. Orang yang terlalu cinta dunia bisa lupa akan urusan akhirat dan merasa hidupnya akan kekal. Padahal dia tahu akan mati dan akan menghadap Allah, tapi dia lebih memilih kebahagiaan dunia.

2. Mengaku Islam tapi masih suka melakukan kemusyrikan


Tak sedikit umat Muslim yang rajin melakukan ibadah tapi ia masih banyak melakukan kemusyrikan. Misalnya saja percaya jimat, memberikan sesajen kepada arwah leluhur, meminta-minta kepada kuburan, percaya dukun atau mengikuti tradisi leluhur yang bertentangan dengan tauhid.

Di samping percaya kepada Allah, mereka juga percaya kepada selain Allah. Mereka merasa sudah berada di jalan yang benar, padahal mereka berada di jalan yang sesat. Bukankah menyekutukan Allah adalah panglima dosa yang tidak terampuni?

3. Kemaksiatan di mana-mana

Salah satu tanda kebodohan di akhir zaman adalah membiarkan kemaksiatan merajalela. Meskipun sudah jelas kemaksiatan itu dilarang oleh Islam, tapi kemaksiatan dibiarkan begitu saja. Bahkan diberikan tempat atau fasilitas.

Buktinya saja di kota-kota besar hingga kota kecil sekarang banyak tempat khusus untuk mabuk-mabukan dan zinah seperti diskotik, karoke dan tempat prostitusi.

4. Senang kalau melakukan kemungkaran


Salah satu sifat orang jahiliyah adalah mereka bangga dengan kebodohannya. Mereka bangga dengan dosa-dosa yang dilakukannya, bahkan menyanjung dirinya sendiri di hadapan orang lain. Namun mereka merasa malu ketika harus melakukan kebaikan.

5. Menutup telinga dari kebenaran

Orang jahiliyah itu sudah tahu mana yang benar dan yang salah, tapi mereka lebih suka melakukan kesalahan. Ketika mereka mendengar tentang kebenaran, mereka menutup telinga dan ketika mereka mendengar kemungkaran, mereka membuka telinganya. Mereka tidak ingin kebenaran ditegakkan.

[Dikutip dari Viva.co.id]



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved