Sabtu, 17 08 2019
Upacara Peringatan HUT RI ke 74 di Pemkab Bengkalis Berjalan Sukses | Bupati Meranti Meranti Ajak Masyarakat Wujudkan SDM Unggul dan Maju | Berjalan Hikmat, Bupati Hamid Rizal Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke- 74 Tingkat Kabupaten Natuna | Bupati Lepas Pawai Obor HUT RI ke-74 di Meranti | Wabup Meranti Serahkan Kostum Pelajar Duta Granat | Polisi Malaysia Larang Ulama Zakir Naik Ceramah di Perlis
 
Hukrim
Disandera di Puncak Papua,
Polri: Briptu Heidar Tewas Ditembak di Bagian Kepala dan Leher

Hukrim - - Senin, 12/08/2019 - 21:52:53 WIB

SULUHRIAU- Briptu Heidar meninggal dunia saat disandera sekelompok orang tak dikenal di Kabupaten Puncak, Papua. Penyebab Heidar meninggal dunia karena ditembak bagian kepala dan leher.

"Adapun penyebab Kematian Briptu Heidar disebabkan luka tembak pada kepala bagian atas dan bagian leher," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Senin (12/8/2019).

Briptu Heidar sempat disandera oleh kelompok tak dikenal. Wilayah penyanderaan itu dikenal sebagai wilayah kelompok kriminal bersenjata pimpinan YT.

Polisi sempat melakukan negosiasi dengan kelompok tersebut, namun Briptu Heidar ditemukan gugur.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal sebelumnya mengatakan upaya terus dilakukan untuk membebaskan Briptu Heidar dari penyanderaan. Motif penyanderaan ini juga belum diketahui.

"Selama ini anggota kami melaksanakan tugas di daerah tersebut tidak memiliki catatan buruk, bahkan selalu aktif berkomunikasi dengan warga setempat," kata Kombes Ahmad.

Sesaat sebelum disandera, Briptu Heidar awalnya diboncengkan Bripka Wakum Alfonso dengan sepeda motor dalam rangka melakukan penyelidikan. Saat berada di sekitar Kampung Usir, ada warga yang memanggil Briptu Heidar, sehingga keduanya berhenti.

Selanjutnya Briptu Heidar menghampiri temannya tersebut, sedangkan Bripka Alfonso menunggu di atas motor. Saat Briptu Heidar berbicara dengan temannya tersebut, tiba-tiba sekelompok orang datang dan langsung menyandera Briptu Heidar. Sementara itu, Bripka Alfonso berhasil kabur dan kembali ke Posko Kago Kabupaten Puncak.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved