Kamis, 12 Desember 2019
Meranti Pacu Pertumbuhan Ekonomi Melalui Aksesbilitas Pelabuhan | Ratusan Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat Rohul Ikuti Pembekalan Wawasan Kebangsaan | Seorang Karyawan IKPP Tewas Terpotong-potong Mesin Potong Kayu | Apakah Pertanyaan Kubur Diperuntukkan Semua Manusia atau hanya Muslim Saja? | Nadiem: Ujian Nasional Adalah Beban Stress Siswa, Akan Ada Penggantinya di 2021 | Rakor dengan Pimpinan Daerah, Ini yang Disampaikan Gubri Syamsuar
 
Daerah
Wabup Meranti Tinjau Pembangunan Infrastruktur dan Beri Arahan Antisipasi Karlahut

Daerah - - Kamis, 15/08/2019 - 14:24:24 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim melakukan kunjungan kerja (Kungker) di Kecamatan Tebing Tinggi Timur, kunjungan itu dalam rangka melihat perkembangan pembangunan beberapa proyek infrastruktur yang saat ini dalam proses pengerjaan, Kamis (15/8/2019).

Turut bersama Wakil Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Meranti Drs. Azza Fahroni, Camat Tebing Tinggi timur Rayan Pribadi SH dan jajaran, Kabag Ekonomi Sekdakab. Meranti Abu Hanifah, Anggota DPRD Meranti terpilih H. Hatta, Staf Bagian Humas dan Protokol Meranti dan lainya.

Dalam kunjunganya di Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Wakil Bupati dan rombongan langsung disambut oleh Camat Rayan Pribadi. Selanjutnya meninjau proyek pembangunan Sentra Industri IKM Sagu di Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Peninjauan proyek pembangunan yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Meranti berada di Desa Sungai Tohor.

Dari keterangan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Meranti pengerjaan proyek IKM Sagu ini dimulai tahun 2017 lalu dengan masa pengerjaan selama 3 tahun. Dinas Perindag Meranti menargetkan bangunan ini dapat beroperasi pada tahun 2020 mendatang. Total dana yang dibutuhkan hingga proyek ini selesai sebesar 50 Miliar rupiah.

"Ditargetkan proyek selesai dalam 3 tahun tepatnya 2020 mendatang, total dana yang diperlukan hingga tuntas sebesar 50 Miliar rupiah," jelas Kadis Perindag Azza Fahroni.

Untuk tahun 2019 ini diakui Azza Fahroni, pihaknya telah mengusulkan dana kepada Kementrian Perindustrian dan Perdagangan RI sebesar 19 Miliar.

"Dana itu akan kita gunakan untuk pembangunan Fisik sebesar 12 Miliar dan Mesin 7 Miliar," akunya.

Sekedar informasi dari pantauan Wakil Bupati, dilokasi ini sudah berdiri bangunan infrastruktur penunjang Industri IKM Sagu, mulai dari Gedung IKM Produksi, Gedung Sagu Basah, Gedung Sagu Kering, IKM Sagu Kering, Jalan Beton, Ruang Ipal, Ruang Ipak, dan Ruang Genset, sementara Dermaga masih dalam pengerjaan.

"Target kita tahun ini rumah produksi sudah bisa difungsikan namun resminya tahun 2020 nanti," jelas Azza lagi.

Nantinya proyek ini dapat bermanfaat untuk memudahkan produksi sagu masyarakat hingga pemaketan. Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim berharap IKM Sagu ini dapat segera difungsikan untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya diwilayah Tebing Tinggi Timur.

Disela peninjauannya Wakil Bupati berpesan kepada Kadis Perindustrian dalam mengelola IKM Sagu ini agar berhasil diperlukan Managemen yang baik sebab sebaik apapun fasilitas tanpa didukung managemen yang baik tidak akan berjalan.

"Kepada Pak Kadis agar fasilitas ini bisa berjalan saya minta atur Managemen sebaik-baiknya, tempatkan orang-orang yang profesional, kreatif, inovatif dan penting mau bekerja," ucap Wabup.

Proyek Infrastruktur kedua yang ditinjau oleh Wakil Bupati adalah Proyek Jembatan penghubung Desa Sungai Tohor dan Sungai Tohor Barat sepanjang 210 M. Proyek ini dibangun dengan APBD Meranti Tahun 2019 sebesar 26 Miliar lebih. Ditargetkan jembatan penghubung dua desa ini akan selesai dalam waktu 240 hari.

Dalam peninjauannya Wakil Bupati tidak menemukan masalah namun begitu ia mengingatkan kepada kontraktor pelaksana dapat mengerjakannya dengan baik sesuai dengan harapan dan target yang telah ditetapkan. Kepada Camat diminta untuk terus mengawasi proses pembangunan agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

Kunjungan Wakil Bupati selanjutnya di Desa Kepau Baru, dilokasi ini kedatangan Wakil Bupati dan rombongan disambut oleh Pj. Kades Kepau Baru Fachruddin, Selanjutnya melakukan pertemuan dengan perangkat Desa, Bidang, pendamping Desa dan tokoh masyarakat lainnya di Kantor Desa.

Dijelaskan Wabup peninjauannya utuk melhat titik api namun Alhamdulillah berkat nikmat allah menurunkan hujan Karlahut dapat diatasi. Untuk itu Wabup mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga hutan dan lahannya dari kebakaran.

"Saya harap saat kemarau panjang ini jangan melakukan Merun karena rawan kebakaran. Jika terjadi kebakaran yang rugi bukan hanya pemilik pahan tapi seluh masyarakat akan terdampak penyakit. Kita meminta pihak keamanan untuk menindak tegas para pelaku kebakaran," ujar Wabup.

Barang siapa yang melakukan pembakaran lahan dna hutan sesuai aturan hukum akan terkena pidana 2 Tahun Penjara.

"kita harus menahan dirilah hati-hati jangan melakukan Merun, semua pihak khususnya Polisi dan TNI terus mengawasi dan akan melakukan tindakan tegas," paparnya.

Kemudian Wakil Bupati mengingatkan kepada masyarakat tetap menjaga kondusifitas khususnya dalam pelaksanaan Pilkades 26 Agustus 2019 mendatang.

"Jangan saling jelek menjelakan, pilihlah calon kades secara cerdas sesuai dengan hati nurani dan memilki hubungan baik dengan masyarakat serta Kabupaten. Jika ada isu negatif jangan percaya hal itu hanya kampanye hitam," jelasnya.

Dan yang tak kalah penting calon yang dipilih harus benar-benar berniat membangun Kampung.

Selanjutnya Wakil Bupati mengatakan kedepan Desa Kepau Baru akan terus berkembang, alasanya sudah menjadi program Pemerintah Kabupaten akan membangun jalan penghubung dari Riau daratan dan Riau Kepulauan. Diharapkan saat pembangunan jalan dilakukan masyarakat yang terkena pembangunan tidak menuntut ganti rugi.

"Jika tidak ada jalan maka kampung sulit berkembang, tapi jika sudah ada jalan, kampung mudah diakses dari Kota dan harga tanah akan naik," jelas Wabup.

Mendengar hal itu masyarakat Kepau Baru mengaku sepakat dengan saran Wabup untuk mengiklaskan lahannya dengan tidak meminta ganti rugi kepada pemerintah.

Dalam dialog bersama Bidan Desa dan tenaga kesehatan mengusulkan perbaikan Polindes dan fasilitasnya, selain itu kendaraan dinas seperti speed laut untuk mengangkut pasien dan fasilitas Genset untuk penerangan saat listrik mati. Mendengar masukan itu Wabup meminta Dinas terkait mencatat untuk ditindaklanjuti.

Masukan lainnya datang dari Pendamping Desa dari Kementrian Sosial yang bertugas pemberdayaan masyatakat suku Akit dari segi ekonomi, pendidikan sarana dan prasaranan. Mengusulkan fasilitas air sumur bor, listrik, buku-buku pengajaran berkoordinasi dengan Dinas Perpustakaan.

Pada kesempatan itu Camat Rayan juga melaporkan kepada Wabup terkait perekaman KTP warga Desa Kepau Baru. Dimana berkat koordinasi pihak Kecamatan dan dengan Dinas Kependudukan telah melakukan perekaman data masyarakat jika tak ada halangan dikatakan Camat dalam tempo yang tak terlalu lama KTP akan diserahkan kepada warga.

"Kita akan jemput bola KTP warga akan kita antar langsung," aku Camat Rayan.

Kungker Wabup H. Said Hasyim di Kecamatan Tebing Tinggi diakhiri dengan peninjauan rencana proyek jalan Penghubung Desa Kepau Baru dan proyek rehap Gedung Sekolah SD 06 Kepau Baru.

Dalam peninjauannya Wabup melihat semua proses pembangunan infrastruktur diwilayah Tebing Tinggi Timur berjalan dengan baik dan belum ditemukan kendala berarti. [hpm,jan]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved