Kamis, 04 Juni 2020
Sekdes Bagan Laguh Dilantik, Pj Kades Harapkan Bisa Bersinergi | Ketua Korwil FPII Didampingi Camat Bintan Timur Bagikan Masker ke Warga di Tugu Antam | Blokir Internet Papua, Hakim PTUN Nyatakan Presiden dan Menkominfo Langgar Hukum | Disebut Pakai Dana Haji 2020 untuk Perkuat Rupiah, BPKH: Tidak Benar! | 4 Hari Terseret Arus Sungai Potai, Bocah di Kuansing Akhirnya Ditemukan Meninggal | Polres Pelalawan Bekuk Bandar Narkoba di Desa Bukit Kesuma
 
Metropolis
Pagi Ini Jarak Pandang di Pekanbaru Merosot, BMKG: Itu Disebabkan Fog

Metropolis - - Selasa, 01/10/2019 - 06:47:56 WIB

SULUHRIAU, Pekabaru- Banyak warga terkejut, pagi ini Selasa (1/10/22019) jarak pandang di Pekanbaru pendek dibanding beberapa hari sebelumnya.

"Wah, ini asap lagi ni, baru saja hilang, datang lagi," celetuk warga saat mengantarkan anaknya ke sekolah, Selasa pagi.

Namun, menurut Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, itu karena fog atau kabut yang mengandung butiran air menyelimuti Pekanbaru. Akibatnya jarak pandang di Pekanbaru menurun jadi 100 meter.

"Ini bukan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau, tapi kabut atau fog," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo, Selasa (1/10/2019) dilansir di sejumlah media.

Ia menjelaskan, kabut (fog) merupakan partikel basah dengan kelembaban udara diatas 98% dan dengan jarak pandang di bawah 1 km.

"Fog ini biasanya muncul dikarenakan udara dingin yang berkondensasi dekat permukaan. Umumnya terjadi saat banyak hujan, dikarenakan partikel basah di atmosfer cukup banyak," katanya.

Kabut dekat permukaan tanah ini terjadi pada dini hari hingga pagi hari sebelum matahari muncul. "Jika matahari mulai muncul, maka kabut atau fog ini akan hilang dan jarak pandang kembali membaik," katanya.

Akibat jarak pandang yang terbatas itu, berdampak pada sejumlah penerbangan di bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru ditunda.

"Dapat kami sampaikan sampai dengan pukul 07.30 WIB jarak pandang di bawah 800 meter. Demi keselamatan, beberapa penerbangan mengalami penundaan," ujar Executiv General Manager Yogi Prasetyo Suandi, Selasa (1/10/2019).

Yogi mengatakan, ada 6 penerbangan yang ditunda. Mereka sedang menunggu sampai jarak aman untuk terbang yakni di atas 800 meter. [jan**]





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved