Rabu, 23 Oktober 2019
Menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf, Ini Susunan Lengkapnya | Tingkatkan Kompetisi, 58 Wartawan Ikuti Pelatihan Jurnalistik Ditaja 3 KKKS dan Pemkab Natuna | Sekretaris Komisi IV DPRD Minta Sisa Jabatan Wako Fokus Tangani Masalah Banjir | Kabinet Jokowi 88%: Calon Menteri Profesional 15 Orang, Politikus 14 Orang | Anak Sapi Berkaki Delapan Lahir di Kandang Fapertapet UIN Suska Riau | Pimpinan Definitif DPRD Meranti Dilantik, Bupati: Semoga Sinergi Legislatif-Eksekutif Makin Baik
 
Sosial Budaya
Kata UAS soal Tabligh Akbar di Pesantren Kudus yang Dibatalkan

Sosial Budaya - - Rabu, 09/10/2019 - 11:44:21 WIB

SULUHRIAU, Ustadz Abdul Somad atau UAS tetap datang ke Pondok Pesantren (Ponpes) Achsaniyyah di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Selasa, (8/10/2019).

Meski tablig akbar UAS dibatalkan oleh panitia penyelenggara. Menurut panitia, alasan pembatalan tablig akbar UAS pada Selasa malam untuk kemaslahatan umat.

Soal pembatalan tablig akbar di pesantren untuk anak berkebutuhan khusus tersebut, menurut UAS karena ada kesalahpahaman. Namun, dia tak menjelaskan kesalahpahaman itu secara rinci.

Kehadirannya di ponpes tersebut awalnya untuk mengisi tablig akbar dengan tema 'Urip Iku Urup' demi menggalang dana Ponpes Al Achsaniyyah. Kata dia, tak ada maksud lain dari acara tablig akbar tersebut.

Dia mengaku tahu di Kudus ada pesantren untuk anak berkebutuhan khusus dari adik kelasnya sewaktu mengenyam pendidikan di Al Azhar Cairo, KH Mohammad Faiq Afthoni, yang juga pimpinan Ponpes Al Achsaniyyah.

Dan tujuannya datang ke pesantren itu adalah untuk bertemu anak-anak santri berkebutuhan khusus. Selain itu, UAS juga membawa wakaf mendiang ibunda untuk pesantren tersebut.

"Ada sedikit wakaf untuk almarhumah ibu saya lebih kurang Rp50 juta," katanya, seperti dilansir viva.co.id.

Sementara saat kunjungannya ke Ponpes Achsaniyyah, UAS juga melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung baru asrama dan ruang keterampilan untuk anak-anak santri berkebutuhan khsusus. Dia berharap semoga ada pihak yang ikut membantu pembangunan gedung baru tersebut.

"Mungkin peletakan batu pertama ini, mudah-mudahan sahabat-sahabat, kawan-kawan bisa mengirimkan bantuannya ke pesantren," ujarnya.

Selain itu, UAS juga mengadakan acara pengajian bersama para santri dan lelang lukisan hasil karya santri dan santriwati berkebutuhan khusus di sana. Adapun hasil lelang tersebut digunakan untuk kebutuhan pesantren.

Sumber: Viva.co.id
Editor: Jandri



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved