Senin, 18 November 2019
Hadiri Peringatan Maulid Nabi SAW, Hery Saputra Ajak Warga Gelorakan Gerakan Sehat | Malam-malam Masukkan Pria Asing, Perempuan Ini Digerebek dan Diarak | Gunung Merapi Meletus Minggu Siang | Ulama Karismatik Langkat Sumut Syekh Hasyim Al-Syarwani Wafat | Anggota DPR RI Syahrul Aidi: Sejak Dulu Pemerintah Pusat Belum Adil ke Riau | Ketika Qarun Menantang Musa Berdoa
 
Ekbis
SKK Migas Chevron dan UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau

Ekbis - - Kamis, 17/10/2019 - 10:28:52 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan Universitas Islam Riau (UIR) bekerja sama membangun Migas Center pertama di Riau.

Migas Center yang berlokasi di kampus UIR Pekanbaru ini merupakan pertama dan akan menjadi pusat informasi minyak dan gas bumi.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama Pembangunan Migas Center Tahap I yang ditandatangani oleh Rektor UIR Prof.Dr.H.Syafrinaldi SH., MCL dan GM Corporate Affairs Assets PT CPI Sukamto Tamrin di gedung Rektorat UIR, Rabu, (16/10). Acara ini dihadiri oleh Rektor Institut Seni Indonesia Padang Panjang Prof. Dr. Novesar Jamarun, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut Evy Yanti, VP External Affairs PT CPI Hasyim M. Nur dan Ketua Pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Islam UIR Mukni.

Rektor UIR dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada PT CPI yang selalu mendukung UIR. "PT CPI yang pertama kali membantu pembentukan Teknik Perminyakan di UIR. Sekarang PT CPI mendukung pembangunan Migas Center UIR, yang merupakan terbesar di Indonesia," kata Syafrinaldi. UIR menyediakan ruang Migas Center seluas sekitar 200 m2 yang terletak di lantai 1 Gedung Kantor Bersama.

Migas Center ini terdiri dari ruang utama, penerima tamu, perpustakaan, kantor, ruang pertemuan dan konferensi, serta ruang presentasi. Ruang utama dilengkapi stan PT CPI dan SKK Migas yang menceritakan kegiatan industri hulu migas mulai dari seismic hingga lifting, serta displai contoh minyak bumi, batuan, fosil, maket dan lain-lain.

Evy Yanti, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut, menyampaikan bahwa Migas Center akan didirikan di 5 provinsi yaitu di Universitas Islam Riau, Universitas Putra Batam, Universitas Sumatra Utara, Universitas Andalas Sumatra Barat dan Universitas Syah Kuala Aceh. Selain sebagai pusat informasi migas, Migas Center juga akan mengadakan kegiatan edukasi bagi mahasiswa, pelajar dan masyarakat antara lain kunjungan, diskusi, seminar atau fokus group terkait industri migas atau bidang lainnya.

Hasyim M. Nur menambahkan bahwa dukungan PT CPI ini merupakan bagian dari program investasi sosial di bidang Pendidikan. Bidang-bidang lain yang menjadi fokus program investasi sosial PT. CPI adalah Kesehatan, Peningkatan Ekonomi, serta Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati. “Program PT CPI lainnya di bidang pendidikan pada tahun 2019 ini adalah Beasiswa bagi mahasiswa dari Suku Sakai dan Program Kemitraan dengan Universitas (University Relationship Program) kepada 4 universitas terkemuka di Riau, yakni Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau, Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning, FMIPA Kimia Universitas Muhammadiyah Riau dan Teknik Kimia Universitas Riau,” pungkas Hasyim.

PT. CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok  migas, PT. CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Dengan inovasi dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, PT. CPI menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai operasi PT. CPI di Indonesia dapat diakses melalui www.indonesia.chevron.com. [rls,Jan]

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved