Kamis, 12 Desember 2019
Meranti Pacu Pertumbuhan Ekonomi Melalui Aksesbilitas Pelabuhan | Ratusan Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat Rohul Ikuti Pembekalan Wawasan Kebangsaan | Seorang Karyawan IKPP Tewas Terpotong-potong Mesin Potong Kayu | Apakah Pertanyaan Kubur Diperuntukkan Semua Manusia atau hanya Muslim Saja? | Nadiem: Ujian Nasional Adalah Beban Stress Siswa, Akan Ada Penggantinya di 2021 | Rakor dengan Pimpinan Daerah, Ini yang Disampaikan Gubri Syamsuar
 
Daerah
Tingkat Ekonomi Konsumen Riau Terendah di Sumatera

Daerah - - Jumat, 22/11/2019 - 14:38:08 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pada triwulan ke III 2019, indeks tendensi konsumen (ITK) di Provinsi Riau sebesar 96,13 menunjukkan tingkat ekonomi konsumen pesimis pada triwulan ini dan paling rendah di wilayah Sumatera.

Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencapai 120,08 poin. Optimisme ekonomi konsumen pada triwulan ini mengalami penurunan dan berada pada peringkat akhir dari 10 provinsi yang ada di Sumatera.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Misfaruddin di Pekanbaru mengatakan, persepsi konsumen di riau tidak sebaik kondisi ekonomi konsumen secara nasional, yaitu sebesar 101,03 pada triwulan III -2019, menunjukkan secara umum konsumen merasakan penurunan kondisi ekonomi dengan optimisme yang lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.

Pesimisme konsumen atas kondisi ekonomi triwulan ini dipengaruhi seluruh variabel pembentuk itk, yaitu persepsi pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi sebesar 96,34 poin. kemudian tingkat konsumsi makanan dan bukan makanan 96,10 poin, dan pendapatan rumah tangga kini (III-2019) sebesar 96,02.

Selanjutnya kata Misfaruddin, penurunan konsumsi makanan terjadi pada komoditas bahan makanan sebesar 95,52 dan komoditas makanan jadi di restoran/rumah makan yakni mencapai 95,52 poin.

Pesimisme indeks ini disebabkan oleh pesimisme pada komoditas pembentuknya seperti konsumsi untuk hiburan/rekreasi (98,46), pembelian pulsa (95,64), untuk akomodasi (94,18), untuk pakaian (93,54), konsumsi untuk transportasi (93,50), dan konsumsi berupa perawatan kesehatan/kecantikan (92,22).
Sedangkan konsumsi pendidikan optimis karena mencapai 106,35 poin. [slt]


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved