Jum'at, 21 Februari 2020
Asisten I Bengkalis Buka Musrenbang Kec Bathin: Harus Berorientasi untuk Masyarakat | Jalan Lintas di Desa Kasang Padang Rohul Terendam Banjir | Dialog Dengan Dewan Pers, Proses Verifikasi Faktual SMSI Masih Berjalan | Satpol PP Rohul Amankan 6 Wanita Kafe Diduga Asyik Minum dan Tuak | PWI Gelar Pelatihan Jurnalistik Industri Hulu Migas | Berkunjung ke Riau, Apa Agenda Presiden Jokowi
 
Kesehatan
Kamu Galau dan Susah Tidur, Yuk, Baca Doa Ini!

Kesehatan - - Rabu, 11/12/2019 - 08:11:31 WIB

SULUHRIAU- Kehidupan manusia memang tidak bisa lepas dari kegalauan. Susahnya kita menerima kenyataan yang tak sesuai harapan, kegagalan kita untuk melepaskan diri dari bayang masa lalu, dan lain sebagainya, merupakan beberapa faktor yang kerap membuat kita galau.

Tak jarang, kegalauan tersebut berlarut-larut hingga membuat kita susah tidur.

Dikutip dari karya Syekh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalaami Sayyid al-Abrar, (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 97, inilah doa yang bisa kita baca saat kita tidak bisa tidur karena galau:

اللهم  غَارَتِ النُّجُوْمُ وَهَدَأَتِ الْعُيُوْنُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّوْمٌ لَا تَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِيْ أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَن يَّحْضُرُوْنِ

Allâhumma ghâratin nujûmu wa hada`atil ‘uyûnu wa anta hayyun qayyûmun lâ ta’khudzuka sinatun wa lâ naumun yâ hayyu yâ qayyûmu ahdi` lailî wa anim ‘ainî. A’ûdzu bikalimatillâhi at-tâmmati min ghadlabihi wa min syarri ‘ibâdihi wa min hamazâtisy syayâthiini wa an-yahdlurûni.

Artinya:

“Ya Allah, telah terbenam semua bintang, dan tidak berkedipsemau mata, dan Engkaulah dzat yang hidup lagi berdiri Sendiri, tidak akan mengenaiMu rasa kantuk dan tidak pula tidur. Wahai dzat yang maha hidup lagi Berdiri Sendiri, tenangkanlah malamku ini serta tidurkanlah mataku. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, dari kejelekan hamba-hamba-Nya, dari tipudaya setan dan dari kehadirannya.”

Sumber : Islami.co
Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved