Jum'at, 21 Februari 2020
Asisten I Bengkalis Buka Musrenbang Kec Bathin: Harus Berorientasi untuk Masyarakat | Jalan Lintas di Desa Kasang Padang Rohul Terendam Banjir | Dialog Dengan Dewan Pers, Proses Verifikasi Faktual SMSI Masih Berjalan | Satpol PP Rohul Amankan 6 Wanita Kafe Diduga Asyik Minum dan Tuak | PWI Gelar Pelatihan Jurnalistik Industri Hulu Migas | Berkunjung ke Riau, Apa Agenda Presiden Jokowi
 
Daerah
Ratusan Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat Rohul Ikuti Pembekalan Wawasan Kebangsaan

Daerah - - Rabu, 11/12/2019 - 14:24:37 WIB

SULUHRIAU, Rohul- Ratusan mahasiswa yang berada di Kabupaten Rokan Hulu bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan di Aula Convention Hall Islamic Center Pasir Pengaraian Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (11/12/2019).

Acara tersebut dikemas dengan Seminar Talk Show Diskusi Peningkatan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten (Kesbangpol) Rokan Hulu.

Dalam kesempatan itu, salah seorang nara sumber Danramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Kapten Inf Kasmir.

Kapten Inf Kasmir menjelaskan, pengorbanan para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan untuk dapat mendirikan Negara yang dicita-citakan yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Sumpah Pemuda yang menjadi Kebangkitan Bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan”, jelas Danramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Kapten Inf Kasmir.

“Satu Nusa Satu Bangsa Satu Bahasa inilah yang menjadi pemicu untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, jelasnya.

Sambung dia, merubah NKRI berarti kita tidak menghargai pengorbanan jiwa raga para pahlawan kemerdekaan, mengingkari semangat Sumpah Pemuda, mengingkari latar belakang yang mendorong terwujudnya kemerdekaan.

"Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang diproklamirkan oleh Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1945, merupakan puncak perjuangan dari serangkaian perjuangan mengusir penjajah dari bumi nusantara, sekaligus menjadi tonggak sejarah berdirinya NKR," urainya.

Bentuk negara Indonesia tidak bisa diubah dengan alasan apapun, karena sudah ketetapan yang pasti oleh bapak pendiri bangsa. Tugas kita untuk menjaga dan melindungi kedaulatan NKRI.

"TNI sebagai salah satu institusi Negara, mengajak secara bersama-sama seluruh Komponen Bangsa untuk turut serta berperan aktif dalam menjaga dan menegakkan NKRI”, imbuhnya. (slt)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved