Senin, 10 08 2020
5 Bulan Buron, Plt Bupati Bengkalis Muhammad Ditangkap Polda Riau | Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Meninggal Dunia Akibat Covid-19 | Heboh Foto Kuntilanak Nonton Turnamen Bulutangkis | Pemrov Riau Siap Terapkan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sejalan dengan Inpres, Tapi... | Produknya Diberi Nama 'Rambut Kemaluan', Pabrik Bir Ini Minta Maaf | Kejamnya Oknum Dosen, Lamaran Ditolak Pisau Bertindak, Perawat Cantik Ditusuk di Jalan Raya
 
Daerah
Gelar Rakor dengan Gugus Tugas, DPRD Meranti Nyatakan Siap Potong Dana Pokir untuk Tangani Covid-19

Daerah - - Kamis, 09/04/2020 - 14:31:07 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti lakukan rapat koordinasi bersama tim gugus tugas dan baznas tanggap darurat Corona virus atau Covid-19.

Rapat berlangsung di Kantor DPRD kamis(9/4/2020) pagi dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Meranti Ardiansyah.

Tampak hadir dalam rapat tersebut Kapolres kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Kepala Dinas Kesehatan Dr Misri Hasanto Mkes, Camat Tebing Tinggi Rayan Pribadi dan anggota fraksi serta komisi DPRD Kepulauan Meranti.

Ketua DPRD Ardiasnyah mengapresiasi terhadap kerja tim gugus tugas covid-19, ia juga menyampaikan Siap untuk memotong dana pokok pikiran (pokir) dialihkan untuk penanganan Covid-19.

"Sebagai langkah awal dan tahap pertama kami akan alokasikan pokir untuk penanganan Covid-19,  kita doakan wabah ini cepat berlalu tentunya kita berharap penarapan social distancing atau kebijakan pencegahan lainya bisa dilakukan secara tegas oleh pihak kepolisian tetapi tetap diimbangi dengan kearifan lokal,"jelasnya.

"Kami akan serius melakukan penganggaran untuk penaganan Covid-19 ini tetapi tentunya diimbangi penanganan yang  sesuai SOP, jangan sampai Memandai-mandai dalam penerapan kebijakan tersebut," tegas Ardiansyah

"Contohnya saja Dana pilkada di KPUD dan Bawaslu yang peruntukan pilkada nanti, kita minta untuk dikembalikan dulu berapa sisa kegunaannya dan di alihkan ke tim gugus tugas sesuai dengan aturan dan regulsi yang tepat", tutup Ardiansyah

Dikesempatan itu Dedi Yuhara Lubis selaku anggota komisi II menambahkan perlu untuk diantisipasi pelabuhan tikus dipantau.

"Dari hasil kita kemaren turun kelapangan terlihat beberapa pelabuhan kecil yang dicurigai tempat msyarakat yang keluar masuk daerah tidak terpantau sehingga dipandang perlu untuk dilakukan pemeriksaan,"katanya.

Ditambanya lagi, perlu juga tim gugus tugas memperhatikan kawan-kawan wartawan untuk memenuhi informasi publik agar tidak ada simpang siur terkait data, pungkasnya

Sementara itu, selaku tim gugus tugas covid-19 Kepulaun Meranti Dr Misri mengatakan kita sudah menyisir setiap kegiatan jangan sampai ada doble anggaran, kami minta anggota DPRD untuk mantau terkait RAB yang telah kami hitung seperti pembelian APD dan Alat-alat kesehatan yang telah disusun oleh konsultan.

Terkait aturan jurnis dan aturan penyelenggaraan jenazah korban Covid-19, Dr Misri mengatakan terhadap korban meninggal kami tentunya menggunakan petunjuk sesuai dengan arahan kementrian dan WHO, kami sudah mempersiapkan seperti buku petunjuk pedoman penyelenggaraan.

Sambunya lagi, kita terus melakukan pendataan termasuk menggunakan Sytem DBT (Data Basis Terpadu) yang cukup ketat, tetapi masih ada kelemahan sytem tersebut sehingg perlu kerjasama berbagai pihak seperti kecamatan dan desa untuk melakukan croscek kembali warganya dan menyesuaikan dengan data yang ada di posko Covid-19. (tmy)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved