Sabtu, 06 Juni 2020
Masuk Tiga Besar LSI, Abi Bahrun Mohon Doa dan Dukungan Jadi Balonbup Bengkalis | Majalah Terkemuka Inggris Sebut Anies Saingan Baru Jokowi | Viral Kelas Poligami saat New Normal, Biaya Pendaftaran Rp3,5 Juta | Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tanjungpinang Timur Kembangkan Budidaya Jagung dan Cabe | Sepasang ASN yang Ditemukan Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan | Wabub Natuna Gelar Video Conference Persiapan Pilkada Serentak Bersama Kemendagri dan KPU RI
 
Daerah
1 PDP Corona di Bengkalis Meninggal, Pemerintah Minta Warga Tidak Panik

Daerah - - Kamis, 09/04/2020 - 14:46:47 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis dr Ersan Saputra meminta masyarakat Bengkalis tidak panik pasca meninggalnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan hasil rapid test diduga positif virus corona, Rabu (8/4/2020).

Ditegaskan Ersan, rapid test bukanlah hasil final untuk mengetahui pasien positif virus corona atau tidak. Pihaknya masih menunggu hasil swab untuk benar-benar memastikan itu.

Kendati demikian, langkah-langkah tetap dilakukan petugas kesehatan dan tim gugus seperti melakukan karantina dan pemantauan ketat terhadap pasien dan orang yang kontak dengan pasien.

"Pihak keluarga kita sudah lakukan tracing dan besok kita lakukan rapid test terhadap keluarga dan yang kontak dengan almarhum serta dilakukan pemantauan ketat. Jangan gara-gara rapid test timbulkan kepanikan. Sama-sama kita tunggu hasilnya (swab)," kata dr Ersan saat press rilis, Rabu (8/4/2020) malam tadi.

Ersan berharap masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah. Jaga jarak dan gunakan masker.

Diberitakan sebelumnya, seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Desa Sungai Alam Kecamatan Bengkalis, NZ (69) meninggal dunia, Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 12.45 WIB. Ia sebelumnya sempat satu hari diisolasi di RSUD Bengkalis.

Pasien masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Selasa malam lalu sekitar pukul 21.00 WIB dengan gejala sesak napas disertai batuk. Setelah dilakukan pemeriksaan dan proses rontgen pasien diduga TBC.

Rabu pagi petugas kesehatan RSUD Bengkalis melakukan rapid test dan pengambilan swab. Hasil rapid test menunjukkan pasien diduga positif COVID-19. Namun sekitar pukul 12.45 WIB pasien mengalami sesak napas, kesadaran menurun dan meninggal dunia. [ckl]


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved