Selasa, 14 Juli 2020
Cegah Covid 19, Mahasiswa UNRI Berikan TTG di Koramil 02 Rambah | Anggota DPD RI Instiawati Ayus Kebut Penyusunan RKU-RKT Perhutanan Sosial Riau | Honda CR-V Facelift Makin Dekat dengan Penggemar di Indonesia | Dramatis! MU Vs Southampton Tuntas 2-2 | Seorang Pegawai Meninggal Dunia karena Covid-19, Kantor LAN "Lokcdown" | Anak Cristiano Ronaldo Diperiksa Polisi, Ada Apa?
 
Sosial Budaya
Olla Ramlan Nekat Tanya Hubungan Seks Saat Ramadan ke Ustadz Abdul Somad

Sosial Budaya - - Rabu, 20/05/2020 - 22:06:48 WIB

SULUHRIAU- Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS masih menggelar pengajian secara online. Momen ini tersiar lewat channel YouTube-nya yang bertajuk 'Hijrah Fest From Home Menjemput Lailatul Qadar'.

Dalam kajian itu, ada Olla Ramlan yang tampak malu menanyakan perihal bagaimana melakukan hubungan ranjang suami-istri saat bulan suci Ramadhan. Demi mendapat ilmu dan informasi benar, dia tak sungkan menanyakan langsung kepada UAS.

"Ya ustadz, saya mau bertanya tapi memang agak sedikit gimana ya malu sebenarnya, tapi enggak apa-apa kata Arie suruh nanya langsung saja. Jadi gini ustadz, kan kalau kita ini di malam-malam terakhir Ramadhan harus diisi dengan salat, kemudian zikir, nah kalau misalnya di malam terakhir ini kita berhubungan suami-istri gimana ustadz? Masih boleh enggak? Atau lebih baik seperti apa? Karena kalau laki-laki kan gampang tinggal mandi, kalau perempuan kan rambut panjang basah segala macam biasanya setelah tarawih gimana sebaiknya dilakukan, terima kasih ustadz," tanya Olla Ramlan.

UAS pun memberikan jawaban dengan acuan surat Al Baqarah ayat 187, dimana bahwa berhubungan suami-istri saat Ramadhan tidak masalah.

"Tentang berhubungan suami-istri di malam Ramadhan disebutkan dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 187, dihalalkan bagi kamu pada malam bulan Ramadhan melakukan hubungan suami-istri dengan istri kamu. Karena pada zaman dahulu puasa mereka berat," kata UAS.

UAS juga memberi penjelasan dan solusi mengenai bagaimana cara bersuci yang benar setelah berhubungan intim. Kata Olla Ramlan, kalau wanita sedikit agak repot karena berambut panjang.

"Kalau dia tidak mandi, dia berwudhu saja habis itu dia balik tidur dan sebelum tidur dia boleh berzikir. Orang yang dalam hadas besar hanya tidak boleh baca Quran, berzikir tetap boleh, bersalawat tetap boleh," ungkap UAS menjelaskan.

Hanya saja, UAS tetap menyarankan bahwa mandi wajib atau mandi besar lebih baik sebagai cara bersuci setelah berhubungan intim suami-istri.
"Yang paling afdol dia mandi. Kalau dia tidak mandi, maka berzikir," ucap UAS.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved