Selasa, 14 Juli 2020
Cegah Covid 19, Mahasiswa UNRI Berikan TTG di Koramil 02 Rambah | Anggota DPD RI Instiawati Ayus Kebut Penyusunan RKU-RKT Perhutanan Sosial Riau | Honda CR-V Facelift Makin Dekat dengan Penggemar di Indonesia | Dramatis! MU Vs Southampton Tuntas 2-2 | Seorang Pegawai Meninggal Dunia karena Covid-19, Kantor LAN "Lokcdown" | Anak Cristiano Ronaldo Diperiksa Polisi, Ada Apa?
 
Hukrim
Siswa SMP di Rohul Diduga Sayat Leher Gadis Cilik Murid PAUD

Hukrim - - Jumat, 29/05/2020 - 06:54:45 WIB

SULUHRIAU, Rohul- NN (5) hanya bisa terbaring lemas di ruang Inap Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Rokan Hulu, dengan leher dan perut tersayat.

NN merupakan salah seorang anak PAUD Tali Kasih Pasir Pengaraian yang merupakan korban penganiayaan oleh MH (14).

Gadis cilik ini ditemukan warga tergeletak di sebuah parit tanpa mengenakan Pakaian dibelakang gedung Fitnes Dusun Wono Sri Barat Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Rabu (27/5/2020) Siang.

Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Ranly Laboolang saat di konfirmasi membenarkan kejadian itu, dan ia mengatakan pelaku sudah di amankan.

"Pelaku saat ini sedang kita Proses sesuai dengan prosedur, dan pelaku MH merupakan pelajar di SMPN warga Dusun Wonosri Barat RT 01 RW 02 Desa Koto Tinggi saat ini sudah kita diamankan," ujarnya

Pihaknya menjelaskan Terungkapnya kasus ini berkat adanya informasi dari Upik Pembantu Azima Istri Camat Rambah samo.

Saat itu kebetulan dia sedang bersilahturahmi suasana Hari Raya Idul Fitri.

"Upik mendengar suara anak kecil menangis, ketika dilihat ke belakang rumah ternyata ada anak Kecil yang berdarah darah kondisi dibagian bawah leher serta Perut terdapat luka sayatan pisau," ungkapnya.

Melihat kejadian tragis itu, Upik langsung memanggil majikannya dan memberitahukan kepada warga. Tidak lama kemudian, wargapun ramai dan orang tua Korban pun sudah berada di TKP.

Selanjutnya, mereka segera membawa anaknya ke Mobil ambulance yang telah di hubungi oleh masyarakat untuk membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis dan visum.

Mendengar ada kejadian, Kanit Intel Polsek Rambah Bripka Afridoni dan Unit Intel Polres Rohul Brigadir Gondo Wahyu datang ke TKP sambil menghubungi unit Reskrim Polsek Rambah.

Berdasarkan informasi tersebut Kanit Reskrim Polsek Rambah langsung turun untuk melakukan olah TKP dan diperoleh info dari masyarakat bahwa pelaku penganiayaan sedang berada dirumahnya.

"Tim langsung meluncur menuju target. Tidak lama berselang, pelaku dapat diamankan di Polsek Rambah untuk dimintai keterangan dan Proses lebih lanjut," kata Kasat Reskrim

Ditempat terpisah nenek korban saat ditemui di RSUD menceritakan, NN ditemukan warga disamping pagar

Yang jadi pertanyaan, kenapa anak ini mau dibunuh?.  Inikan namanya rencana pembunuhan ,” kata si nenek dengan Nada geram.

Kepada sejumlah wartawan dia mengatakan, sewaktu ditemukan warga, cucunya dalam keadaan bugil tanpa pakaian sehelaipun, yang sedihnya lagi cucu kami dibuang kedalam parit oleh pelaku.

“Kita tidak tahu apa sudah diperkosa, sekarang kita juga sedang menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” katanya lagi.

Dia menambahkan bahwa cucunya akan dioperasi karena mengalami luka. "Saya enggak tahu persis kejadiannya. Saat ditemukan, kondisi fisiknya sudah parah," imbuhnya. (rls,jan)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved