Selasa, 07 Juli 2020
Pertemuan LAMR dan Disdik: Muatan Lokal Budaya Melayu Riau Jangan Sekedar Pelepas Tanya | 440 Ribu PNS Kehilangan Jabatan, yang Lain Tunggu Giliran | Kirim Surat ke Jokowi, Adat Baduy Minta Dicoret dari Daftar Wisata Nasional | Direncanakan Oktober atau November 2020, MTQ Kabupaten Bengkalis Tetap Digelar | Pemerintah Akui Angka Kematian Corona di Indonesia di Atas Rata-Rata Dunia | Warga Teluk Sasah Meninggal Usai Tenggelam di Kolam Renang Resort Bintan Sayang
 
Pendidikan
Bantu Ekonomi Warga di RW 05 Cinta Raja, Mahasiswa Unri Tim Relawan Covid-19 Buat Sabun Cuci Piring

Pendidikan - - Minggu, 28/06/2020 - 14:32:37 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru --Mahasiswa Unri Tim Relawan Covid-19 membuat sabun cuci piring ekonomis untuk membantu ekonomi warga di RW 05 Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail Pekanbaru.

Pandemi virus corona atau covid-19 yang hingga saat ini masih belum pulih berdampak kepada masyarakat dari berbagai aspek, terutama di bidang ekonomi.

Kondisi ini juga sangat terasa oleh masyarakat Pekanbaru umumnya, dan khususnya warga RW 05 kelurahan Cinta Raja, Sail.

Sebagai mahasiswa tim relawan Covid-19 membantu meringankan beban warga sesuai kebutuhan ibu-ibu dalam hal kebersihan peralatan dapur seperti piring dan lainya.

Menurut salah seorang mahasiswa Unri yang tergabung dalam ti relawan Covid-19, Dewi Asih mahasiswa berusaha membantu bagaimana cara praktis membuat sabun cuci piring, yang nantinya edukasi dan ilmu pengetahuan cara membuat sabun cuci piring tersebut diharapkan dapat diperaktekkan ibu-ibu di RW 05 Cinta Raja khususnya dan ibu-ibu lainnya, dan bahkan ini bisa menjadi peluang ekonomi bagi ibu-ibu dari hasil penjualan sabun cuci piring yang dibuatnya.

Sediakan bahan-bahan yang digunakan yaitu: Texapon, Foam Booster, Natrium Klorida, Pewangi, Pewarna dan Air galon 19 liter.

Cara pembuatan sabun cuci piring ini sangat mudah, dimana air galon 19 liter dicampur dengan Texapon hingga bersifat homogen, kemudian kita campur dengan 50 gram Foam Booster yang telah dilarutkan dengan 2 liter air, kemudian tambahkan NaCl sebanyak 1.000  gram  ke dalam  baskom yang berisi larutan Texapon dan Foam Booster hingga larut dan langkah terakhir campurkan pewangi dan pewarna.

Apabila semuanya sudah tercampur dengan rata, setelah itu didiamkan sampai busanya hilang dan sabun cuci piring siap dikemas dan digunakan serta bisa dijual oleh masyarakat sebagai penghasilan.

Untuk memudahkan masyarakat, dicetak brosur  panduan dan tata cara membuat sabun cuci piring yang dibagikan kepada warga sekitar.

Sementara itu,  salah seorang anggota tim relawan Covid-19 Mahasiswa Unri Mutya Kusumasari mengatakan, semoga program kerja yang dilaksnakan di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat positif.

Ketua RW 05 Kelurahan Cinta Raja, Khafzan, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh tim relawan Covid-19 dari mahasiswa Unri yang mentransfer ilmunya untuk  membantu masyarakata di RW 05.

"Mudah-mudahan ibu-ibu disini dapat menerapkan dan memanfaatkan peluang itu untuk menambah penghasilan mereka di tengah krisis ekonomi akibat pandemi covid-19. (chr)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved