Selasa, 07 Juli 2020
440 Ribu PNS Kehilangan Jabatan, yang Lain Tunggu Giliran | Kirim Surat ke Jokowi, Adat Baduy Minta Dicoret dari Daftar Wisata Nasional | Direncanakan Oktober atau November 2020, MTQ Kabupaten Bengkalis Tetap Digelar | Pemerintah Akui Angka Kematian Corona di Indonesia di Atas Rata-Rata Dunia | Warga Teluk Sasah Meninggal Usai Tenggelam di Kolam Renang Resort Bintan Sayang | Terkait Dugaan Korupsi di Siak, Kejati Periksa Sekdaprov Riau
 
Sosial Budaya
Pengusaha Mie Pekanbaru Sekeluarga Memeluk Islam, Ini Alasannya

Sosial Budaya - - Senin, 29/06/2020 - 16:18:45 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Satu keluarga suami-istri dan satu anak yang merupakan pengusaha mie di Pekanbaru atas nama Anton (suami), Rubiyatun (istri) dan satu anaknya menjadi muallaf.

Keluar yang berdomisili di Jalan Bhakti ini mengucapkan dua kalimat syahadat di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Riau, Senin, (29/6/2020).

Pengucapan kalimat Syahadat bagi keluarga ini dibimbing oleh Drs KH Zainudin Umnur dan disaksikan Ketua Umum PB Gerakan Nahdlatul Ulama Peduli Covid 19, T Rusli Ahmad dan KUA Pekanbaru Kota Taufik.

Hadir dalam kesempatan itu, tokoh NU, Drs Kiyai Haji Gazali Syafii, Ir Harmansyah. Kemudian ada juga terlihat pengurus PB GNP Covid 19 yakni Bendahara Umum PB Gerakan Nahdlatul Ulama Peduli Covid 19, Alexander Pranoto, dan Wakil Ketua Landa Trinado.

Menurut pengakuan Anton, ia masuk Islam bukan karena ada paksaan. Ia mengucap dua kalimat syhadat dengan kesadaran dan keinginan sendiri.

Tidak ada paksaan saya masuk Islam. Karena niat dan keinginan sendiri. "Setelah bertemu pak Rusli Ahmad, saya niatkan hati memeluk Agama Islam,” ucap

Sudah lama katanya menetap di Pekanbaru dan keinginanya untuk memeluk Islam. Namun, baru kali ini sekarang diputuskan untuk pindah agama.

Ada yang membuatnya katanya terdorong kuat hatinya untuk memeluk agama Islam. Ia mengaku merasa damai dan tenang dalam hatinya setiap kali melihat orang shalat.

Setelah kalimat syahadat diucapkan, gema takbir berkumandang saat dari yang hadir saat itu. 

Ketua Umum PB GNP Covid-19, T Rusli Ahmad, mengatakan Anton dan keluarga telah mengucapkan dua kalimat syahadat. Kini dia berstatus muallaf atau telah memeluk agama Islam.

Ia juga menjelaskan, memeluk suatu Agama khususnya agama Islam harus dari hati, atas kehendak sendiri , kemauan, dorongan dan tanpa paksaan dan pengaruh dari siapapun.
"Alhamdulillah semua berjalan lancar. Alhamdulillah Pak Anton dan keluarga masuk Islam," ucap Rusli Ahmad.

“Kami selalu membuka waktu untuk pak Anton dan keluarga kalau mau belajar ilmu agama Islam,” ujarnya.

Sementara itu Drs KH Zainudin Umnur berharap kepada Anton dan keluarga, setelah menjadi mualaf senantiasa menjalankan apa yang sudah menjadi kewajiban dalam Islam.

“Jika sudah memeluk Islam tanpa melaksanakan apa yang menjadi tuntutan dan kewajiban dalam Islam juga tidak ada artinya,” ujar dia.

Sementara itu, PB GNP Covid-19 juga menyalurkan Sembako kepada Anton dan keluarga. Bantuan tersebut diberikan langsung Bendahara Umum PB GNP Covid-19, Alexander Pranoto. [rls]


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved