Jum'at, 07 08 2020
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Dorong SMSI Berperan Cerdaskan Bangsa | Dihadiri Plt Wako Tanjungpinang, Jagung Lahan Makodim 0315 Sudah Panen | Ratusan Warga Hadang Eksekusi Lahan Sengketa dengan PT. Wanasari | SKK Migas Sumbagut, Medco E&P Natuna Ltd & Premier Oil Natuna Sea BV- Pemkab Natuna Gelal Webinar | Presiden Gelar Lomba Video HUT ke-75 RI Berhadiah Rp1 Miliar | Ditemukan Petugas Kebersihan Dalam Parit, Semula Dikira Emas Ternyata 23 Butir Peluru
 
Sosial Budaya
Peserta Apel Siaga Ganyang Komunis Penuhi Lapangan Ahmad Yani

Sosial Budaya - - Minggu, 05/07/2020 - 14:11:45 WIB

SULUHRIAU - Para peserta aksi 'Apel Siaga Ganyang Komunis Jabodetabek' berdatangan ke lapangan Ahmad Yani, Jalan Praja, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Ahad (5/7/2020).

Kegiatan ini diikuti sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam seperti Front Pembela Islam (FPI), PA 212, hingga Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama. Acara 'Apel Siaga Ganyang Komunis'  dimulai pada pukul 13.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Adapun saat ini kegiatan 'Apel Siaga Ganyang Komunis' tengah berlangsung namun sebagian massa juga nampak terus berdatangan ke lokasi acara.

Koordinator Lapangan Maman Suryadi mengungkapkan rangkaian acara akan diisi dengan upacara, kemudian gelar pasukan, pembacaan teks Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari inspektur upacara (Irup). Apel akan diakhiri dengan pembacaan doa untuk keselamatan bangsa.

"Tidak ada orasi," kata Maman kepada wartawan, Ahad (5/7/2020).

Maman mengklaim perkiraan jumlah peserta 5.000 orang yang terdiri dari sejumlah ormas islam. Berdasarkan pantauan di lokasi, peserta yang hadir hingga pukul 12.38 WIB belum mencapai jumlah seperti yang diutarakan Maman.

Pihak panitia mengingatkan peserta melalui pengeras suara agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan di tengah masa pandemi Covid-19. Namun, masih ada beberapa peserta yang abai dengan tidak memakai masker dan jaga jarak.

"Untuk peserta menggunakan masker, posisi duduk dikasih jaga jarak, patuhi protokol kesehatan," ujar salah seorang petugas panitia penyelenggara.

"Mohon botol-botol, sampah jangan berserakan. Tolong disingkirkan," tambahnya.

Arus lalu lintas di Jalan Ciputat Raya dan Jalan Praja menjadi tersendat lantaran banyak kendaraan yang memarkir di bahu jalan. Sejumlah petugas kepolisian terlihat mengatur lalu lintas di samping menjaga kegiatan agar berlangsung tertib. Mereka turut dibantu oleh aparat TNI.

Polda Metro Jaya menegaskan jajarannya bakal bertindak tegas jika aksi yang digalang PA 212 bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komunis' berujung ricuh.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, menyatakan pihaknya tidak menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait acara yang berlangsung di lapangan Ahmad Yani, Ahad (5/7/2020).

"Sekarang kan masih PSBB, protokol kesehatan wajib mereka ikuti, tidak ada ramai-ramai, bakar-bakar misalkan, pasti kita tangkap kalau begitu," ujar Yusri Yunus, Sabtu (4/7/2020) dikutip dari Antara dan okezone. (***)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved