Kamis, 06 08 2020
Wanita Pasien Covid-19 Ini Lompat dari Lantai 12 RS Royal Prima | Undangan Sudah Disebar dan 2 Hari lagi Menikah, Calon Manten Pria Ditemukan Gantung Diri | Politikus Garis Keras Denmark Umumkan Rencana Bakar Kitab Suci Alquran di Swedia | Di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Tinjau PBM Tatap Muka SMP Sederajat Diberlakukan di Meranti | Bupati Meranti Tinjau Proyek Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Cetak Sawah di Kecamatan Rangsang | Warga Keluhkan Jalan Lintas Sontang Duri yang Hingga kini Masih RusakĀ Parah
 
Sosial Budaya
Kemenag Keluarkan Panduan Pemotongan Hewan Qurban 1441 H Saat Pandemi-19

Sosial Budaya - - Sabtu, 11/07/2020 - 15:54:08 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan panduan penyembelihan hewan qurban di hari raya
idul adha 2020 atau 1441 hijriyah di saat pandemi covid-19.

Kakanwil Kemenag Riau, Mahyudin mengatakan, dalam penyelenggaraan ibadah shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban harus menerapkan protokol kesehatan.

Mahyudin menyampaikan, panduan tercantum dalam surat edaran Kementerian Agama No 18 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tahun 1441 H/2020 M menuju masyarakat produktif dan aman covid-19 di daerah yang kasus dan penularan Covid-19 masih tinggi.

Aturan ini wajib diperhatikan edaran diharapkan menjadi petunjuk penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban dengan menyesuaikan pelaksanaan tatanan kenormalan baru atau new normal sehingga
pelaksanaan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban dapat berjalan
optimal serta terjaga dari penularan Covid-19.

Sementara itu,  Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait
pelaksanaan shalat idul adha dan penyembelihan hewan qurban di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Ketua MUI Hasanuddin menyampaikan hukum shalat Idul Adha adalah Sunnah
Muakkadah yang menjadi salah satu syiar keagamaan. adapun pelaksanaannya
selama pandemi covid-19 dapat menyesuaikan dengan hasil fatwa shalat Idul Fitri yang telah keluar lebih dulu.

Sementara untuk ibadah kurban hukumnya adalah Sunnah Muakkadah dan
dilaksanakan dengan penyembelihan hewan ternak untuk itu,  ibadah qurban
tidak dapat digantikan dengan uang atau barang lain yang senilai meski ada
hajat dan kemaslahatan yang dituju. (slt)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved