Jum'at, 07 08 2020
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Dorong SMSI Berperan Cerdaskan Bangsa | Dihadiri Plt Wako Tanjungpinang, Jagung Lahan Makodim 0315 Sudah Panen | Ratusan Warga Hadang Eksekusi Lahan Sengketa dengan PT. Wanasari | SKK Migas Sumbagut, Medco E&P Natuna Ltd & Premier Oil Natuna Sea BV- Pemkab Natuna Gelal Webinar | Presiden Gelar Lomba Video HUT ke-75 RI Berhadiah Rp1 Miliar | Ditemukan Petugas Kebersihan Dalam Parit, Semula Dikira Emas Ternyata 23 Butir Peluru
 
Sosial Budaya
Ogah Serahkan ke Kebun Binatang, Eks Tentara Kabur Bawa Puma ke Hutan

Sosial Budaya - - Senin, 13/07/2020 - 08:33:46 WIB

SULUHRIAU- Kepolisian Polandia saat ini tengah mengejar mantan tentara yang melarikan diri ke hutan dengan membawa seekor puma.

Menyadur Channel News Asia, Senin (13/7/2020), pria itu nekar kabur lantaran enggan menyerahkan kucing besar yang telah menjadi peliharaannya ini ke kebun binatang.

Sekitar 200 petugas polisi telah dikerahkan untuk melacak keberadaan mantan veteran perang Afghanistan yang telah buron selama tiga hari.

"Ini bukan mainan yang suka dipelihara. Ini salah satu hewan paling berbahaya di dunia dan itu bisa menjadi ancaman nyata bagi kehidupan manusia," ujar Ewa Zgrabczynska, kepala kebun binatang Poznan.

Pengadilan setempat meminta lelaki ini untuk menyerahkan puma peliharannya ke kebun binatang karena menjaga hewan-hewan berbahaya seperti puma dilarang di Polandia.

Mantan tentara ini melarikan diri bersama puma yang telah diikat dengan tali selepas mengancam otoritas berwenang dari kebun binatang Posnan yang datang ke rumahnya pada Jumat (10/7), dengan pisau.

Berdasarkan laporan suarat kabar Gazeta Wyborcza, lelaki ini membeli puma enam tahun lalu di Republik Ceko dan memeliharanya di rumah.

Meski polisi terus berupaya melakukan pencarian, sejumlah pihak mendukung upaya melarikan diri eks tentara ini.

"Cinta untuk hewan dan keputusan pengadilan yang kejam memaksanya untuk melarikan diri. Dia bersembunyi di hutan," kata Dariusz Wojtowicz, Wali Kota Myslocwe, melalui unggahan facebook.

"Mungkin seseorang bisa melihat kasus ini dengan lebih manusiawi," sambungnya sambil menyematkan foto seorang pria yang diidentifikasi sebagai Kamis S. dan puma bernama Nubia. (src, cna)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved