Kamis, 01 Oktober 2020
Kecewa Hasil CPNS, Massa Bakar Kantor Disnaker Keerom Papua | Pastikan Netralitas ASN, HMI Minta Pj Bupati Evaluasi Pejabat di Bengkalis | Pastikan Netralitas ASN, HMI Minta Pj Bupati Evaluasi Pejabat di Bengkalis | Ketua MPI Sayangkan Sikap Ketua KNPI Meranti, Baru Dilantik Cuti Dukung Paslon Pilkada | Kasus Suap MY Jalan, Bengkalis Amril Mukminin Dituntut 6 Tahun Penjara | Koramil 02 Rambah Siapkan Lahan Pertanian di Desa Karya Mulya
 
Daerah
Anggota DPRD Meninggal Diduga Akibat Covid-19, Kantor Ditutup

Daerah - - Senin, 13/07/2020 - 16:29:51 WIB

SULUHRIAU - Seorang anggota DPRD Jawa Tengah, Syamsul Bahri, meninggal dunia diduga akibat terpapar Covid-19. Anggota Komisi E dari Fraksi Partai Golkar tersebut sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Syamsul Bahri meninggal pada Minggu 12 Juli, setelah mendapatkan perawatan medis. Untuk mencegah penularan meluas, Gedung DPRD Jateng yang terletak di Jalan Pahlawan Kota Semarang ditutup selama tiga hari, yakni mulai hari ini, Senin (13/7/2020). Penutupan dilakukan untuk penyemprotan desinfektan dan penerapan protokol kesehatan lainnya.

Selama penutupan itu, seluruh anggota dewan dan staf komisi juga akan melakukan pemeriksaan massal. Selain itu, akan ditelusuri riwayat kontak erat wakil rakyat tersebut selama beraktivitas di Gedung Berlian itu.

"Saya minta tracingnya dikejar, sehingga bisa diketahui dan dilakukan penanganan," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (13/7/2020).

Ganjar juga memastikan penutupan kantor DPRD Jateng selama tiga hari, tidak akan mengganggu aktivitas kerja di sana. Sebab sebenarnya, penutupan itu bukan kali pertama, beberapa kali kantor DPRD Jateng sudah melakukan itu.

"Sudah beberapa kali sih, bukan hanya kali ini saja. Maka kita minta untuk on off sekaligus minta daftar kegiatan yang ada di sana. Ini bukan yang pertama, mungkin karena tidak terekspose saja, beberapa kali sudah dilakukan itu," terangnya.

Selama penutupan itu, semua kegiatan tetap berjalan normal tanpa ada gangguan. Sebab menurut Ganjar, DPRD Jateng sudah terbiasa menggunakan elektronik.

"Dewan kita ini sudah terbiasa menggunakan medsos, menggunakan laporan yang sifatnya elektronik. Jadi cukup bisa membantu. Tidak ada kesulitan kalau soal itu. Tinggal sekarang saya minta teman-teman anggota dewan membantu tracing kontak erat dan dekatnya," tutupnya.

Sumber: okezone.com
Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved