Kamis, 06 08 2020
Wanita Pasien Covid-19 Ini Lompat dari Lantai 12 RS Royal Prima | Undangan Sudah Disebar dan 2 Hari lagi Menikah, Calon Manten Pria Ditemukan Gantung Diri | Politikus Garis Keras Denmark Umumkan Rencana Bakar Kitab Suci Alquran di Swedia | Di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Tinjau PBM Tatap Muka SMP Sederajat Diberlakukan di Meranti | Bupati Meranti Tinjau Proyek Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Cetak Sawah di Kecamatan Rangsang | Warga Keluhkan Jalan Lintas Sontang Duri yang Hingga kini Masih Rusak Parah
 
Daerah
Setelah Sembelih 2 Ekor, Tukang Jagal Ini Meninggal Mendadak di Atas Hewan Qurban

Daerah - - Sabtu, 01/08/2020 - 09:22:46 WIB

SULUHRIAU- Sebelum meninggal, dunia Epin Supriyatna (50) warga Kampung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, yang meninggal mendadak di atas domba yang akan disembelihnya, sudah sangat dikenal warga sebagai tukang jagal.

Bahkan almarhum Epin sudah sempat menyembelih seekor sapi dan seekor domba sebelum meninggal dunia. Namun nahas bagi Epin saat mau menyembelih hewan kurban ketiga di Kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, tubuhnya tiba-tiba ambruk di atas domba yang sudah siap disembelih.

Terlihat dalam rekaman video amatir yang sudah viral dan menyebar di media sosial, dimana korban sempat berdoa dan mengumandangkan takbir.

Namun tiba-tiba korban ambruk dan tersungkur di atas atas hewan qurban yang sudah posisi terbaring dan terikat siap disembelih.

Warga langsung menolongnya dan membawa ke rumah sakit, namun korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Diduga akibat penyakit yang dideritanya kambuh.

Ketua panitia kurban, Mamun (68) mengatakan, kejadian bermula saat warga hendak menyembelih hewan kurban selepas menunaikan sholat id. Hasil rapat, almarhum ditunjuk sebagai tukang jagal dalam proses penyembelihan itu karena memang sudah biasa.

Baca Juga: Viral! Seorang Tukang Jagal Meninggal di Atas Hewan Sembelihannya

"Sebelumnya tadi malam dimusyawarahkan dengan panitia dan pak RT terkait pemotongan hewan, termasuk yang akan menyembelih. Saat itu warga menunjuk Pa Epin yang akan menyembelih," ujarnya.

Menurut Ma'mun, sebelumnya sempat mempertanyakan terkait kondisi kesehatannya, karena diperoleh kabar bahwa Epin sakit. Namun ketika ditanyakan langsung ke korban, mengaku kuat dan sehat.

Hingga pada waktunya penyembelihan, seusai melaksanakan shalat Idul adha korban menunaikan tugasnya. Korban sempat menyembelih sapi terlebih dulu dan berlangsung lancar hingga selesai.

"Proses penyembelihan hewan kurban dilakukan seperti biasa. Di kampung ini terdapat satu ekor sapi dan tiga ekor kambing yang akan disembelih," tuturnya.

Seusai menyembelih. hewan kurban yang pertama, seekor sapi, almarhum akan melanjutkan proses penyembelihan kambing. Dan penyembelihan kambing pertama tak mengalami masalah.

Namun, ketika hendak menyembelih kambing yang kedua, korban yang memegang golok dan sudah mengucapkan doa serta mengumandangkan takbir. Saat hendak memotong leher hewan kurban tiba-tiba korban jatuh tersungkur dan pingsan diatas hewan kurban yang akan disembelihnya.

Warga yang lain langsung menolong dan membawanya ke rumah sakit. Namun sesampinya di rumah sakit, petugas medis menyatakan sudah meninggal dunia.

Almarhum memang terbiasa menyembelih hewan kurban setiap hari raya Iduladha, bahkan ketika ada warga yang hendak menyembelih hewan untuk aqiqah atau hajatan selalu meminta ke korban.

Ma'mun mengakui, sebelumnya korban memang dikabarkan sedang sakit. Namun, ketika para peserta kurban dan panitia mengadakan rapat pada malam takbiran, almarhum mengaku siap untuk menyembelih hewan kurban.

"Paginya saya pastikan, dia bilang kuat. Tapi namanya juga sudah takdir," ungkapnya dilansir dari okezone.com. (***)

Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved