Selasa, 29 09 2020
Aturan Baru Sistem Kerja ASN: Instansi Pemerintah di Zona Merah, Kerja di Kantor Maksimal 25% | Nikita Mirzani Blak-blakan, Pernah Begituan dengan 2 Pria Berbeda dalam Sehari | Pelalawan Disebut, Bawaslu Ungkap Kampanye di 10 Daerah Ini Masih Langgar Protokol Covid-19 | BPS: Masyarakat Berpendidikan Rendah 'Pede' Tak Akan Tertular Covid-19 | Terbit Perpres 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK, Alhamdulillah | Ditemukan Sekarat, Wanita Ini Tewas Tak Lama Setelah Diperiksa Petugas Puskesmas
 
Hukrim
Hasil Bobol Kotak Infak Mushalla tak Seberapa, 'Paja ko' Babak Belur Dibogem Massa

Hukrim - - Rabu, 16/09/2020 - 11:43:18 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Seorang pria yang merupakan warga asal Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar tersebut babak belur dihajar massa.

Pria bernama Robi Binur (38) nekat mencuri uang kotak infak di Mushaala Al Ikhlas, Jalan Ikhlas Kelurahan Tangkerang Labuai, Pekanbaru.

Pelaku membuka gembok kotak infak menggunakan kunci palsu yang sudah disiapkan oleh pelaku sebelumnya.

Aksinya itu diketahui seorang warga yang melihatnya sedang mengambil uang dari dalam kotak infak. Lalu warga berteriak maling, pelaku berusaha melarikan diri. Warga melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku. Ia pun babak belur dihajar massa.

Robi Binur akhirnya diamankan Polsek Bukitraya, Pekanbaru. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya melalui Kapolsek Bukitraya Kompol Bainar mengatakan, peristiwa itu terjadi pada hari Ahad (13/9/2020) sekira pukul 09.30 WIB. Pada saat itu warga tengah bergotong royong di sekitar Mushalla.

"Seorang warga melihat ada pria sedang mengambil uang dari dalam kotak infak. Lalu warga berteriak maling, pelaku berusaha melarikan diri. Namun dikejar warga dan tertangkap," katanya Selasa (15/9/2020).

Setelah ditangkap, warga melakukan penggeledahan dan ditemukan uang berjumlah Rp205.000. Setelah itu warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Selain pelaku, ada beberapa barang bukti yang dibawa oleh petugas. Salah satunya adalah tujuh buah anak kunci milik pelaku yang diduga untuk membuka gembok kotak infak tersebut," katanya.***


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved