Kamis, 15 April 2021
Situasi Makin Tak Kondusif, 200 Warga Indonesia Tinggalkan Myanmar | Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU RI Definitif | Kasus Covid-19 Riau di Posisi 4 Nasional, Gubri Tegaskan Lagi Patuh dengan Prokes | Prof. Quraish Shihab: Masa Nabi, Shalat yang Kita Lakukan Setelah Isya Itu Tidak Dinamai Tarawih | Habib Rizieq Marah-Marah di Ruang Sidang, Tuding Bima Arya Berbohong | Wako Pekanbaru Tegaskan ke Kepala Sekolah Disiplin Terapkan Prokes Covid-19 Saat Belajar Tatap Muka
 
Tanjung Pinang-Kepri
Demo Mahasiswa di Depan Gedung DPR Provinsi Kepri Ricuh

Tanjung Pinang-Kepri - - Kamis, 08/10/2020 - 18:47:33 WIB

SULUHRIAU, Tanjungpinang - Demo mahasiswa dan buruh ke DPRD Provinsi Kepri menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja Rabu, (8/10/2020) ricuh.

Kericuhan berawal para pendemo berusaha melempar botol air mineral ke arah gedung DPRD Kepri.

Agar aksi itu mereda, aparat kepolisian menembak gas air mata kearah ratusan mahasiswa dan buruh. Sehingga kawasan kantor DPRD Provinsi Kepri dipenuh asap dari dentuman gas air mata.

Meskipun mundur, namun ratusan mahasiswa tak membuat berhenti aksi lempar air mineral ke arah aparat. Polisipun makin gencar  menembakkan gas air mata.

Terlihat beberapa mahasiswa diseret pihak kepolisian untuk diamankan ke dalam kantor DPRD Kepri.

Sementara Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, mengatakan, pihaknya membubarkan ratusan mahasiswa itu karena terjadi ricuh.

AKBP M. Iqbal juga mengatakan, dirinya tidak mau ada klaster baru Covid-19. Mengingat, ada dua buruh yang hasil rapid tesnya reaktif.

“Tiba-tiba rusuh, dan sepakat kita membubarkan saja, dan tidak mau juga ada klaster-klaster baru,” tukasnya. (jks)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved