Kamis, 15 April 2021
Situasi Makin Tak Kondusif, 200 Warga Indonesia Tinggalkan Myanmar | Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU RI Definitif | Kasus Covid-19 Riau di Posisi 4 Nasional, Gubri Tegaskan Lagi Patuh dengan Prokes | Prof. Quraish Shihab: Masa Nabi, Shalat yang Kita Lakukan Setelah Isya Itu Tidak Dinamai Tarawih | Habib Rizieq Marah-Marah di Ruang Sidang, Tuding Bima Arya Berbohong | Wako Pekanbaru Tegaskan ke Kepala Sekolah Disiplin Terapkan Prokes Covid-19 Saat Belajar Tatap Muka
 
Sosial Budaya
KAMI Riau Batal Dekelarasi, Begini Keterangannya

Sosial Budaya - - Jumat, 16/10/2020 - 16:04:36 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Riau batal digelar sesuai rencananya hari ini, Jumat (16/10/2020).

Sebagai penggantinya, KAMI Riau dideklarasikan melalui taklimat yang diperoleh dari panitia kepada sejumlah media.

Dengan demikian, rencana deklator KAMI nasional, Gatot Nurmantyo yang hadir, otomatis tidak jadi datang.

"Kegiatan Deklarasi KAMI Riau yang sejatinya pada hari ini diselenggarakan secara langsung, dinyatakan tidak jadi dilakukan," demikian rilis.

Disebutkan, alasan tidak hadirnya para deklator KAMI nasional ke Pekanbaru untuk deklarasi KAMI Riau adalah karena situasi nasional yang saat ini sangat dinamis.

"Dan dengan pertimbangan penyebaran pandemi Covid-19 di Pekanbaru yang masih mengkhawatirkan serta situasi dan kondisi yang belum kondusif, kesehatan dan keselamatan semua masyarakat harus menjadi prioritas dan lebih diutamakan," begitu isi taklimat lagi yang menyebutkan pembatalan deklarasi langsung di Pekanbaru.

Namun demikian, dalam taklimat itu juga dikatakan, bahwa para deklator KAMI nasional akan tetap hadir ke Pekanbaru apabila kondisi sudah lebih baik.

Sementara itu, salah seorang Presidium KAMI Riau, Muhammad Herwan, membenarkan isi taklimat tersebut.

"Ini (taklimat media) deklarasi KAMI Riau secara resmi. Sebagai upaya konkrit menyikapi dengan bijak, arif dan cermat silang pendapat yang ada di publik. Dan untuk menjaga kondusifitas. KAMI Riau harus konsisten menjaga jati diri sebagai gerakan moral secara konstitusional dan konstruktif, mengikuti kesantunan Melayu," jelas Herwan.

Taklimat media tersebut diketahui oleh 9 orang Presidium KAMI Riau, yakni Hj. Azlaini Agus SH MH, DR HM Husnu Abadi SH MHum, DR IR Muhammad Ikhsan MSc, Muhammad Herwan, Ustadz Zulhusni Domo SAg, Khadir Akmalmas, DR Ali Azmi (Ocu), Jabarullah dan Muhammad Khalid Maulana Nawali Loemban Tobing.***

Editor: Jandri







 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved