Kamis, 26 November 2020
TPAKD Meranti Dikukuhkan, Wagub Harap Percepat Akses Ekonomi Terutama UMKM Berbasis Hilirisasi | 4 Siswa Didakwa dalam Kasus Pemenggalan Guru di Prancis | Biadab, Istri Sedang Shalat Tahajut Ditusuk Suami Hingga 13 Kali | Habib Rizieq Dirawat di RS Ummi Bogor | Dituding Pengamat Bisa Pecah Belah Umat Karena Dukung Calon Pilkada, Ini Klarifikasi UAS | Belum Surut, Banjir di Desa Sontang Rendam Sejumlah Mushalla
 
Sosial Budaya
Wapres Ma'ruf dan Habib Rizieq Akan Bertemu, Siapa yang Memfasilitasi?

Sosial Budaya - - Jumat, 20/11/2020 - 15:26:25 WIB

SULUHRIAU - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin memberi lampu hijau terkait wacana bertemu dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Menurut Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, Wapres Ma'ruf tidak ada tidak ada masalah dengan rencana pertemuan itu.

"Wapres 'welcome', artinya itu hal yang bisa dilakukan selama membawa kebaikan bagi bangsa dan negara,” kata Masduki dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat.

Lantas siapa yang memfasilitasi pertemuan mereka? Menurut Masduki, sudah ada organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang menawarkan diri untuk menyelenggarakan pertemuan tersebut.

Namun pihaknya enggan mengungkap lebih jauh mengenai ormas tersebut. "Sudah ada (ormas) yang sudah bertemu, tetapi saya tidak bisa bercerita lebih dari itu,” jelasnya.

Masduki juga menyebutkan bahwa persepsi politis yang timbul tidak dapat dihindari apabila keduanya jadi bertemu

Namun pihaknya menegaskan, pertemuan tersebut bukan merupakan hal yang harus dijadikan polemik sepanjang dapat membawa kebaikan.

Wapres, sebagai figur ulama dan juga orang nomor dua di Indonesia, mempunyai perhatian penuh bagaimana menyelesaikan keriuhan di masyarakat; dan itu perlu dijembatani, jangan sampai menimbulkan hal tidak baik ke depan,” katanya.

Polemik terkait pimpinan FPI itu menurutnya tidak akan selesai begitu saja sehingga harus ada jembatan dialog antarulama terkait hal itu.  

"Persoalan Rizieq Shihab tidak akan selesai sampai di sini, itu kan harus ada dialog. Sekali lagi, ini baru gagasan dari masyarakat bahwa Wapres diminta merespons. Soal persepsi politik dan macam-macamnya itu memang tidak bisa terhindarkan," tandas Masduki. (Antara)




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved