Kamis, 15 April 2021
Situasi Makin Tak Kondusif, 200 Warga Indonesia Tinggalkan Myanmar | Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU RI Definitif | Kasus Covid-19 Riau di Posisi 4 Nasional, Gubri Tegaskan Lagi Patuh dengan Prokes | Prof. Quraish Shihab: Masa Nabi, Shalat yang Kita Lakukan Setelah Isya Itu Tidak Dinamai Tarawih | Habib Rizieq Marah-Marah di Ruang Sidang, Tuding Bima Arya Berbohong | Wako Pekanbaru Tegaskan ke Kepala Sekolah Disiplin Terapkan Prokes Covid-19 Saat Belajar Tatap Muka
 
Sosial Budaya
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman Klarifikasi Pernyataan Bubarkan FPI

Sosial Budaya - - Senin, 23/11/2020 - 16:28:34 WIB

SULUHRIAU- Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman menjelaskan masud pernyataannya terkait bubarkan Front Pembela Islam (FPI). Pembubaran tersebut kewenangan pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menyampaikan, pernyataan pembubaran FPI dilihat dari konteks pemasangan baliho Habib Rizieq Shihab.

Selain itu, kata dia tidak ada perintah dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjajanto untuk membubarkan FPI.

"Tadi kan substansinya bukan bicara tentang bubarkan tapi tentang baliho. Yang ngomong bubarkan cuma Pangdam, Panglima TNI tidak ngomong," katanya.

Dia menjelaskan, maksud pernyataaannya terhadap pembubaran FPI jika diperlukan. TNI, kata dia tidak bewenang untuk membubarkan keberadaan ormas, termasuk FPI.

"Saya sampaikan kalau perlu, kalau perlu bubarkan FPI itu. Kalau Pangdam, TNI itu tidak bisa membubarkan, itu harus pemerintah," ujar Dudung di Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menyampaikan, pernyataan pembubaran FPI dilihat dari konteks pemasangan baliho Habib Rizieq Shihab.

Selain itu, kata dia tidak ada perintah dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjajanto untuk membubarkan FPI.

"Tadi kan substansinya bukan bicara tentang bubarkan tapi tentang baliho. Yang ngomong bubarkan cuma Pangdam, Panglima TNI tidak ngomong," katanya. (Inews.id)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved