Kamis, 15 April 2021
Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU RI Definitif | Kasus Covid-19 Riau di Posisi 4 Nasional, Gubri Tegaskan Lagi Patuh dengan Prokes | Prof. Quraish Shihab: Masa Nabi, Shalat yang Kita Lakukan Setelah Isya Itu Tidak Dinamai Tarawih | Habib Rizieq Marah-Marah di Ruang Sidang, Tuding Bima Arya Berbohong | Wako Pekanbaru Tegaskan ke Kepala Sekolah Disiplin Terapkan Prokes Covid-19 Saat Belajar Tatap Muka | Gubri Ancam Satpol PP Akan Ganti Petugas Keamanan Kantor Gubernur dengan Satpam
 
Daerah
Polres Meranti Cokok Bandar Sekaligus Pengedar Sabu yang Masuk DPO

Daerah - - Senin, 30/11/2020 - 11:49:32 WIB

SULUHRIAI, Meranti- Jajaran Polres Kepulauan Meranti berhasil menangkap bandar sekaligus pengedar sabu-sabu yang masuk daftar pencarian orang (DPO) berinisial Nw alias Parok (38) Ahad, (29/11/2020).

Polisi mengamankan barang bukti berupa 2 paket sedang dan 16 paket kecil diduga narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 9,92 gram, saat tim melakukan penggeledahan rumahnya dan disaksikan Ketua RT setempat.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, tersangka tak berkutik setelah jajaran Satres Narkoba menyergapnya ketika berada dalam rumah di Jalan Sungai Niur RT 002, RW 002 Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi.

Disaksikan Ketua RT setempat, tim melakukan penggeledahan rumah dan menemukan barang bukti berupa 2 paket sedang dan 16 paket kecil diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klep warna bening dengan berat keseluruhan 9,92 gram.

"Saat ini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mako Polres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ungkap Eko.

Ibarat belut dalam lumpur, kata Eko, selama menjalankan bisnis haramnya, Parok terkenal sangat licin. Bahkan, dalam beberapa kali penggerebekan yang dilakukan Satres Narkoba Polres Kepulauan Meranti, ia selalu berhasil lolos.

Namun demikian, ibarat pepatah, sepandai pandai tupai melompat pasti akan jatuh jua. Sepak terjang Parok dalam mengedarkan narkoba akhirnya berakhir.

"Tersangka mengaku mendapatkan diduga narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial D (DPO). Tim sempat melakukan pengejaran ke rumah D, namun yang bersangkutan tidak berada di rumahnya," jelas Eko. (tmy)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved