Kamis, 21 Januari 2021
Belajar Tatap Muka di Sekolah Pekanbaru Belum Bisa Dimulai, Dikarenakan Ini | Tiga Kabupaten di Riau Mulai Laksanakan Belajar Tatap Muka, Meranti Segera Menyusul | Sepekan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Riau, Sudah 789 Orang Divaksin | Buka MTQ Kecamatan Rangsang, Rosdaner Harap dengan Berkah Al Qur'an Allah Angkat Wabah Covid-19 | Cegah Covid -19, Wako Rahma Bagikan Masker ke Pedagang Pasar Baru | DPR Sebut Komjen Listyo New Hope
 
Daerah
Banjir dan Longsor Terjang Solok, Ribuan Rumah Warga Terendam

Daerah - - Selasa, 12/01/2021 - 15:40:26 WIB

SULUHRIAU - Ribuan Kepala Keluarga (KK) di lima kecamatan, Kabupaten Solok, Sumatera Barat terdampak banjir , hal itu dikatakan Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Solok, Armen.

Dari lima kecamatan itu, Kecamatan Kubung yang terparah, sementara empat kecamatan juga ikut terdampak seperti Kecamatan Bukit Sundi, Hiliran Gumanti, Lembang Jaya, Payung Sekaki.

"Data sementara kita, banjir terparah itu di Kecamatan Kubung, ada sekitar 989 KK yang terdampak, kemudian di Kecamatan Bukit Sundi juga terdapat 500 KK dan Kecamatan Hiliran Gumanti 250 KK yang terdampak banjir ," terangnya.

Total semua yang terdampak banjir kata Armen, berdasarkan data sementara ini ada sebanyak 1.739 KK. Kalau data untuk Kecamatan Lembang Jaya, dan Payung Sekaki, masih menunggu laporan dari pemerintah nagari.

"BPBD bersama unsur terkait sudah mulai evakuasi warga, karena luapan air di beberapa tempat diperkirakan satu meter lebih. Tapi sampai siang ini warga sudah mulai kembali kerumah masing-masing lantaran air sudah mulai surut," terangnya.

Selain banjir , daerah Solok juga diterjang longsor beberapa jalan amblas dan jembatan putus. Longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi melanda wilayah tersebut sejak kemarin.

"Jalan longsor terdapat di Kecamatan Hiliran Gumanti. Jalan yang putus penghubung Jorong Kayu Janguik dan Jorong Taratak. Sekitar 200 kepala keluarga terisolir," katanya Armen.

Kemudian, kata Armen, jembatan putus terdapat di Kecamatan Lembang Jaya. Akses warga dua nagari terganggu. "Jembatan akses penghubung Nagari Batu Banyak dan Limau Lunggu ambruk. Bukik Sileh jalan juga terkikis dan nyaris putus," ungkapnya.

Saat ini BPBD Kabupaten Solok melakukan pendataan terhadap dampak bencana. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana longsor tersebut termasuk. "Sampai saat ini belum ada korban jiwa baik longsor maupun banjir ," tutupnya.

Sumber: Sindonewa.com
Editor: Jandri



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved