Senin, 08 Maret 2021
Ini 5 Arahan Kapolda Riau dalam Rakor Antisipasi Karhutla Bersama Gubernur dan Kepala Daerah | Wabub Ajak ASN Berikan Pelayanan Prima Wujudkan Meranti Maju, Cerdas dan Bermartabat | Pengurus DPD PKS Pekanbaru Gelar Konsolidasi ke Dapil I dan VI | Digelar Secara Sederhana, HUT ke-4 SMSI Diisi Cerita Sukses Tokoh Pers | Bangun Sinergitas Majukan Daerah, Bupati H.M Adil Silaturahmi  ke LAM Riau | Fuad Santoso Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua KNPI Riau
 
Kesehatan
Mengeluh Sesak Napas, Pria Ini Meninggal Setelah Divaksin Covid-19

Kesehatan - - Senin, 18/01/2021 - 21:04:18 WIB

SULUHRIAU - Seorang pekerja medis di India meninggal sehari setelah menerima vaksin covid-19. Menyadur The Hindu Senin (18/01) pria ini mengeluh sesak napas sebelum meninggal.

Mahipal Singh, pekerja di rumah sakit distrik di Moradabad menerima vaksin covid-19 pada tanggal 16 Januari. Keesokan harinya ia mengeluh nyeri dada dan dilarikan ke rumah sakit
Pejabat rumah sakit menyebut Mahipal tak bisa diselamatkan dan meninggal pada pukul 6 sore.

Visval, putra Mahipal yakin ayahnya meninggal karena efek samping vaksin tapi keterangan medis menyebut ini tak terkait dengan vaksin covid-19. Mahipal Singh meninggal karena penyakit kardiopulmoner.

Visval yang mengantar ayahnya suntik vaksin kembali ke rumah pada pukul 13.30 dan setelah itu ayahnya mengeluh sesak napas. Pria 46 tahun itu mengeluh tidak enak badan.

"Dia sudah menderita radang paru-paru, batuk dan pilek, tetapi ketika kembali ke rumah setelah vaksin, dia merasa lebih buruk. Kami memberinya air hangat dan teh dan membuatnya berbaring di tempat tidur," ujar Visval.

CMO akhir pada 16 Januari menyebut kematiannya bukan reaksi dari vaksin. Mahipal juga sudah melakukan tugas malam dan tidak menghadapi masalah apapun, katanya.

Pada 17 Januari, pemerintah negara bagian mengeluarkan laporan berdasarkan otopsi dan mengatakan Mahipal meninggal karena syok kardiogenik dan septikemia akibat penyakit kardiopulmoner.

Sebuah panel yang terdiri dari tiga dokter menemukan bahwa jantung Mahipal memiliki berat 500 gram dibandingkan dengan kisaran normal 200 gram karena bilik dan aorta organ ditemukan dengan bekuan darah.

Mereka juga menemukan kantong nanah di paru-paru. Kini paru-paru, jantung dan darah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, kata CMO dalam laporannya.

sumber: suara.com
Editor: Jandri




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved