Senin, 08 Maret 2021
Pengurus DPD PKS Pekanbaru Gelar Konsolidasi ke Dapil I dan VI | Digelar Secara Sederhana, HUT ke-4 SMSI Diisi Cerita Sukses Tokoh Pers | Bangun Sinergitas Majukan Daerah, Bupati H.M Adil Silaturahmi  ke LAM Riau | Fuad Santoso Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua KNPI Riau | AHY Serukan Perlawanan KLB, DPD Demokrat 34 Provinsi Merapat | Tak Terima Ditegur Karena tak Disiplin Ngantre, Pria Ini Tikam Pengendara di Pom Bensin
 
Sosial Budaya
Kematian 6 Laskar FPI Dilaporkan ke Mahkamah Internasional, Ini Respons Komnas HAM

Sosial Budaya - - Minggu, 24/01/2021 - 19:36:20 WIB

SULUHRIAU- Tim advokasi korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) melaporkan kasus penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) ke Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag, Belanda.

Menanggapi hal itu, Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan, Pengadilan HAM hanya untuk pelanggaran HAM yang berat. Hal itu sesuai dengan UU No 26 tahun 2000.

“Pengadilan HAM sesuai UU No 26/2000 hanya untuk pelanggaran HAM yang berat,” katanya, Minggu (24/1/2021).

Pihaknya pun merekomendasikan kasus tersebut untuk diserahkan ke polisi. Untuk selanjutnya ditindaklanjuti dalam proses pidana yang transparan dan akuntabel.

“Sesuai rekomendasi Komnas, kasus 6 orang laskar FPI diserahkan ke polisi supaya ditindaklanjuti dalam proses pengadilan pidana yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Komnas HAM sudah menyampaikan laporan tersebut ke Presiden. Saat ini hanya menunggu proses saja.

“Kami sudah menyampaikan laporannya kepada presiden. Sekarang tinggal menunggu proses dari presiden ke Polri,” tuturnya.

Sumber: Okezone.com
Editor: Jandri




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved