Rabu, 14 April 2021
Akun Fanpage Facebook Resmi Ustadz Abdul Somad Raib | Sebagian Warga Muslim di Aceh Baru Puasa Ramadhan Hari Ini | Rabu, Di Titik Wilayah Tertentu di Pekanbaru Mulai Diterapkan PPKM | Safari Ramadhan di Masjid Al-Huda Desa Mantiasa, Bupati Serahkan Bantuan Rp100 Juta | STIE Bangkinang Lakukan Assessment Lapangan Bersama Badan Akreditasi Nasional | Copot Stiker Berisi Ayat Alquran, 2 Perawat Terancam Hukuman Mati
 
Kesehatan
Positif Covid-19, Seekor Harimau Kebun Binatang Disuntik Mati

Kesehatan - - Selasa, 26/01/2021 - 10:49:04 WIB

SULUHRIAU – Seekor harimau, dua singa, dan seorang anggota staf di sebuah kebun binatang di Swedia dinyatakan positif Covid-19, dan salah satu hewan itu terpaksa disuntik mati, demikian menurut Institute Dokter Hewan Nasional Swedia (SVA).

Langkah itu diambil karena hewan tersebut menderita masalah neurologis dan pernapasan.

Harimau betina berusia 17 tahun itu disuntik mati pada 11 Januari "untuk alasan kesejahteraan hewan karena gejala pernapasan dan neurologis yang parah," setelah kondisinya memburuk dengan cepat selama beberapa hari, kata SVA dalam keterangan yang dilansir RT.

Disebutkan bahwa harimau itu sudah tua dan memiliki prospek kesembuhan yang kecil.

Sampel dari harimau itu kemudian diuji untuk Covid-19, dengan hasil positif yang dikonfirmasi oleh SVA pada 13 Januari. Laboratorium bioanalitik IDEXX Jerman juga menemukan hasil positif untuk virus sehari kemudian.

Seorang anggota staf yang merawat hewan di kebun binatang, yang belum disebutkan namanya, dinyatakan positif terkena virus, sementara tiga lainnya yang juga menunjukkan gejala sedang menunggu hasil tes mereka.

Dua kasus Covid-19 juga dikonfirmasi di kandang empat singa yang menunjukkan "gejala pernapasan ringan", setelah analisis sampel tinja.

Hal itu diungkapkan dalam surel yang dikirim oleh penjabat ahli epizootiologi Swedia, Karl Stahl, pada Minggu (24/1/2021) dan diterbitkan oleh layanan pemantauan penyakit menular ProMED pada Senin (25/1/2021).

Dokter hewan menemukan beberapa "lendir bernoda darah" dalam sistem paru-paru hewan, tetapi menyarankan ini mungkin "terkait usia dan dengan demikian mungkin tidak terkait dengan SARS-CoV-2."

Tidak ada tanda-tanda pneumonia yang jelas pada hewan tersebut.

Seekor harimau jantan di kandang yang sama dengan betina juga menunjukkan "gejala pernapasan sedang".

Kebun binatang ditutup untuk musim ini dan dokter hewan di tempat telah memperkenalkan "langkah-langkah keamanan hayati internal," kata Stahl dalam emailnya.

Awal bulan ini, tiga gorila dinyatakan positif Covid-19 di Taman Safari Kebun Binatang San Diego, Amerika Serikat (AS) yang diyakini sebagai kasus pertama di antara spesies tersebut di AS. Hewan lain juga tertular virus, termasuk cerpelai di Denmark, anjing di Kanada, dan kucing di Inggris.

Stahl mengatakan pengurutan genom yang dilakukan oleh SVA pada harimau mengungkapkan bahwa strain Covid-19 yang dikontraknya adalah dari garis keturunan B1.177.21.

Otopsi SVA pada harimau pada 16 Januari menunjukkan hewan itu kemungkinan asimtomatik untuk Covid, meskipun hasil lengkapnya masih menunggu. (okz)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved