Senin, 22 Oktober 2018
Jokowi: Kita Harus Akhiri Politik Kebohongan, Merasa Benar Sendiri | Marc Marquez Sukses Jinakkan Motor Honda yang 'Ganas' | Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2018 | Awas!, Modus Baru Penyelundupan Ganja: Disisipkan di Dalam Kue Risoles | Sukses, Kemenpora Apresiasi Pekanbaru Gelar Event Sepeda Nusantara 2018 | Ribuan Peserta Semarakkan Sepeda Nusantara 2018 di Pekanbaru
 
Profil

Adwiar Jusdhan, SE, Msi
Selalu Memahami Tugas Diberikan

SULUHRIAU- DI kalangan pegawai negeri sipil (PNS) Pemko Pekanbaru, nama Adwiar Jusdhan yang akrab dipanggil Adwir sudah  tidak asing lagi.

Pria tampan dengan kulit kuning langsat ini selain mudah bergaul, juga peka terhadap suatu persoalan, itulah salah satu daya tarik ketika banyak orang dan PNS berkomunikasi dengannya.

Lelaki kelahiran Pekanbaru 21 Januari 1965 ini, memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaan yang diembannya. Tak heran bila ia sudah malang melintang di banyak satuan kerja (Satker) tempat ia bertugas.

Di awali karirnya menjadi staf Bagian Kepegawaian 1994 silam. Namun hanya beberapa tahun saja menjadi staf di beberapa satker lain juga, ia lantas mendapat jabatan sebagai Kasubag, seperti di Kasubag Batas Wilayah Kota, Bagian Perkotaan.

Perjalanan karirnya  tidak berhenti di situ, dengan tekad dan semangat kerjanya, Suami Ria Aryani, SH ini pun terus meniti karir-tahap demi tahap namun pasti.

Apalagi Adwiar seorang yang hobi membaca, sehingga ilmu pengetahuan dan cakrawala
berpikirnya selalu terbuka, dan membuat dirinya terangkat terus.

Walaupun suatu ketika ia belum diberi amanah mendapat jabatan yang mungkin ia inginkan, namun ayah dari Mari'e Baihaqi ini tidak lantas kecewa.

Sebagai orang suka membaca ia mengaku tahu betul, "Bahwa orang-orang memiliki ilmu akan diangkat oleh Allah Swt beberapa derajat".

"Kalau kita belum dapat kepercayaan untuk memegang jabatan kita tidak perlu galau ataupun kecewa. Yang terpenting kita lakukan memperbaiki kinerja kita," ujar lulusan Pasca Sarjanan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Universitas Riau (UR) ini saat berbincang dengan suluhriau.com.

Dan apa yang dikatakan pria yang hobi travelling dan badminton ini benar, buktinya kini Adwiar menduduki jabatan strategis eselon III sebagai Kabag Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Pekanbaru sejak 9 Februari 2016 lalu hingga sekarang.

Sebelumnya, ayah dari Mari'ie Asadiqin ini menjabat Kabid Sarpras BPBPK Pekanbaru. Sebagai abdi negara, Adwiar selalu berusaha untuk memahami tugas yang diembanya. Sebab, itu ia mengaku selalu berusaha teliti dan melakukan hal terbaik sesuai lingkup tugas tersebut. "Pengetahuan dan komitmen dalam menjalankan tugas itu penting" katanya serius. 

Kini Adwiar sudah boleh dibilang menuai buah dari kerja keras dan atas ilmu pengetahuan yang ia miliki. Ia tidak segan juga membagi ilmu pengetahuan kepada siapa saja. "Tak akan bodoh karena berbagi ilmu," ucapnya.

Saat ditanya, apa harapan ke depan dalam karir?, dengan bahsa khasnya Adwiar menjawab, "Tidak perlu mengejar Fatamorgana" saat ini serius dulu degan jabatan dan tugas yang sudah pasti. "Tidak lari gunung dikejar. Kalau sudah tiba saatnya, setinggi
apapun gunung dan ketika kita daki, maka akan tetap berada di bawah telapak kaki kita," ujarnya beribarat. Semoga sukses selalu pak! (krl)
 
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved