5 Penyebab Pria Enggan Menjadi Imam dan Solusinya Jumat, 10/06/2016 | 22:48
Ilustrasi (int)
SULUHRIAU- Salah satu tanda kiamat adalah masa ketika tidak ada seorangpun yang mau menjadi imam dalam salat berjemaah. Sejatinya seorang imam haruslah orang yang berkepribadian baik, bacaan alqurannya bagus dan fasih.
Ada yang mengatakan seorang imam dipilih berdasarkan orang yang paling tua, sebenarnya pertimbangan itu bukanlah kepada umurnya, tetapi lebih kepada pemikiran bahwa orang yang lebih tua maka bacaan alqurannya akan lebih baik.
Keadaan ironis yang terjadi saat ini adalah ketika salat berjemaah, orang-orang tidak ada yang mau menjadi imam dan saling mendorong temanya untuk maju menjadi imam shalat. Kenapa bukan anda saja yang menjadi imam?
Mungkin beberapa alasan dibawah ini yang ada dipikiran anda yang sebenarnya tidak tepat dan beralasan.
1. Bacaan saya tidak bagus
Pemikiran yang paling sering terjadi adalah karena merasa kurang fasih dalam membaca alquran maka anda malu kepada yang lain. Memang lebih baik jika seorang imam mempunyai bacaan alquran yang bagus, tetapi jika dalam kelompok kita semuanya sama maka tidak ada alasan jika anda tidak mau menjadi imam.
2. Tidak hafal surat-surat
Saya selalu membaca surat al-iklas setiap shalat atau surat-surat lainya yang panjangnya tidak lebih dari 5 ayat. Tidak ada ketentuan bahwa dalam surat harus membaca surat-surat yang panjang.
3. Salatnya masih belum khusyu
Karena alasan tersebut anda takut bahwa salat jemaah anda tidak akan diterima. Diterima atau tidaknya salat hanya Allah Ta'ala yang berhak menentukannya. Kita hanya wajib melaksanakan perintah Allah tersebut tanpa berhak memutuskan salat kita sah atau tidak.
4. Menanggung dosa jemaah
Ketika jemaah melakukan sebuah kesalahan seperti bacaan salat yang salah maka akan ditolerir selama imam benar, tapi bagaimana jika jemaah salah, saya sebagai imam juga salah, nanti saya akan menanggung dosa, itulah pemikiran kebanyakan orang dan itu sebenarnya tidaklah benar.
Ketika imam melakukan kesalahan maka jemaah akan mengingatkan dengan menepuk tangan sebanyak 3 kali dan mengucap subhanallah. Karena dalam salat kita saling mengingatkan jadi jangan takut lagi.
5. Takut lupa saat membaca surat
Ketika seorang imam lupa akan suatu surat maka jamaah akan mengingatkan, jika kadang tidak ada jamaah yang mengingatkan karena tidak hafal surat yang imam baca, maka lanjutkanlah dengan rukun selanjutnya, karena membaca surat pendek bukan termasuk rukun didalam salat.
Peluang salat berjemaah diterima lebih besar dibandingkan dengan salat sendirian, kenapa? Ketika kita salat sendirian kita melakukan hal-hal yang mengurangi nilai salat maka tidak ada yang bisa menolong kita untuk memperbaikinya, berbeda dengan salat berjamaah, tentu kita mengharapkan antara jemaah dan imam semuanya baik, tetapi misal jemaah buruk maka ada imam yang baik yang akan membantu kita menjaga nilai shalat itu, bagaimana jika jemaah dan imam buruk, jangan khawatir, karena ada malaikat disitu yang ikut salat dengan kita.
Jadi jika alasan-alasan diatas muncul tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mau menjadi imam lagi, karena ada malaikat yang akan memperbaiki nilai-nilai salat kita dimata Allah. Ingat bahwa ketika tidak ada lagi orang yang mau menjadi imam dalam salat berjemaah merupakan salah satu tanda semakin dekatnya kiamat karena itu bukti semakin miskinnya iman umat muslim.
Kita sering mendengar bahwa pahala shalat berjemaah adalah 27 kali dibandingkan salat sendiri, lalu kenapa kita masih memilih untuk salat sendiri? Terutama kalian sebagai lelaki tentunya akan mengalami kodrat kalian sebagai pemimpin, minimal adalah untuk keluarga, jika tidak bisa menjadi imam salat bagaimana bisa kalian menjadi imam dalam keluarga? Wallahu a'lam bishawab.