☰ Metropolis Tuding DPRD Ingkar Janji, BEM Se Riau Demo Terobos Masuk ke Gedung DPRD Riau Gelar 'Sidang Rakyat' Senin, 05/03/2018 | 18:30
SULUHRIAU, Pekanbaru- Ratusan mahasiswa Badan Eksekitif Mahasiswa (BEM) se Riau berdemo ke DPRD Riau. Mereka menuding DPRD ingkar janji merevisi harga BBM khususnya pertalite yang termahal di Indonesia.
Aksi unjuk rasa berlangsung Senin (5/3/2018) ini sempat sedikit ricuh, karena mahasiswa tergabung dalam BEM Universitas Riau, UIN Suska , Unilak, UIR dan universitas Abdurahman itu menerobos masuk ke gedung DPRD Riau.
Di situ, para mahasiswa menuntut hasil kerja anggota dewan dan Pemprov Riau atas tuntutan kelangkaan premium dan mahalnya harga pertalite di Riau dan merevisi perda pajak bahan bakar bermotor sebagaimana tuntutan dalam mereka dalam aksi sebelumnya.
Mereka menilai, akibat mahalnya harga BBM inilah membuat masyarakat menjerit. "Kami datang ke sini ingin mengetahui hasil pembahasan dewan dan pemprov Riau terkait upaya penurunan harga Pertalite dan juga solusi dari langkanya Premium," ujar salah seorang korlap pendemo ,dari BEM Universitas Riau, Randi.
Mahasiswa memaksa masuk ke dalam ruang rapat paripurna DPRD Riau , dan sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara aparat dan mahasiswa, bahkan salah seorang mahasiswa diamankan aparat karena merusak pintu ruang rapat dan akhirnya pintu itu terbuka serta sebagian kaca pintu pecah berantakan.
Setelah masuk ke dalam ruang Rapat Paripurna DPRD Riau, pendemo menggelar sidang rakyat menuntut DPRD Riau segera bertindak untuk menurunkan harga Pertalite dan menyediakan premium.
"Kebijakan yang dibuat untuk rakyat tidak pro rakyat, Riau di kenal sebagai daerah di atas minyak bawah minyak tapi harga bbm nya sangat tinggi , membuat susah rakyat, maka kita harus dengarkan apa jawaban wakil rakyat ini ,"sebut mahasiswa dari BEM Universitas Abdurrab.
Hingga petpukul 18.00 wib, tak ada satupun wakil rakyat DPRD Riau yang menemui pendemo. Mahasiswa melanjutkan unjuk rasa di luar gedung dewan dengan berorasi secara bergantian juga melakukan aksi teatrikal sulitnya mendapatkan BBM di Riau. [han]