Erdogan Kalahkan Raja Salman, Ini Daftar 50 Muslim Paling Top Jumat, 19/10/2018 | 15:37
SULUHRIAU- Ini 50 muslim teratas dalam daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019. Ada tiga orang Indonesia yang masuk dalam The Top 50.
Dilansir dari situs resmi The Muslim 500, dikutip detikcom pada Jumat (19/10/2018), nama paling atas adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Tiga orang Indonesia yang masuk 50 besar adalah Presiden Jokowi, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, dan Ulama/Ketua Umum MUI Jawa Tengah Habib Luthfi Yahya.
Erdogan menempati urutan pertama pada tahun ini dan menyalip Raja Salman. Pada tahun 2018, Erdogan berada di peringkat ke-5 dan Raja Salman tetap berada pada posisi ke-2, baik taun 2018 lalu maupun 2019 saat ini. Adapun sosok yang tahun lalu menempati posisi nomor satu adalah Imam Besar Masjid Al Azhar sekaligus Grand Sheikh Universitas Al Azhar Profesor Sheikh Ahmad Muhammad Al Tayyeb, kini menempati posisi ke-9.
Daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019 diterbitkan oleh Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC), lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, bermarkas di Amman, Yordania.
Mereka merumuskan bahwa muslim berpengaruh adalah muslim yang menimbulkan dampak terhadap dunia muslim. Dampak ini bisa positif atau negatif, tergantung sudut pandang yang digunakan.
Berikut adalah deretan nama yang masuk dalam 'The Top 50' Tahun 2019:
1. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan 2. Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud 3. Raja Hasyimiyah Yordania, Abdullah II Ibnu Al Hussein 4. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Hajj Sayyid Ali Khamenei 5. Raja Maroko Mohammed VI 6. Pemimpin Deobandi Sheikh Muhammad Taqi Usmani 7. Marja Hawza, Najaf, Iraq, Ayatollah Sayyid Ali Hussein Sistani 8. Direktur Dar Al Mustafa, Tarim, Yaman, Sheih Al Habib Umar bin Hafiz 9. Grand Sheikh Al Azhar, Imam Besar Masjid Al Azhar, Profesor Sheikh Ahmad Muhammad Al Tayyeb 10. Cendekiawan dan pendidik dari Saudi, Sheikh Salman Al Ouda 11. Presiden Forum for Promoting Peace in Muslim Society Sheikh Abdullah bin Bayyah 12. Sultan Oman, Sultan Qaboos bin Sa'id al Sa'id 13. Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman bin Abdul Aziz Al Saud 14. Amir Tablighi Jamaat, Pakistan, Muhammad Abdul Wahab 15. Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata UAE, Jenderal Sheikh Mohammad bin Zayed Al Nahyan 16. Presiden Indonesia, Joko Widodo 17. Presiden Nigeria, Muhammad Buhari 18. Mantan Grand Mufti Republik Arab Mesir, Sheikh Ali Gomaa 19. Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamid Al Thani 20. Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj 21. Sultan Sokoto, Amirul Mu'minin Sheikh As Sultan Muhammadu Sa'adu Abubakar III 22. Pemimpin Tijaniyya Sufi Order, Sheikh Ahmad Tijani bin Ali Cisse 23. Sekretaris Jenderal Hizbullah, Seyyed Hasan Nasrallah 24. Dirjen Tabah Foundation, Sheikh Habib Ali Zain Al Abideen Al Jifri 25. Guru dan co-founder Zaytuna College, Sheikh Hamza Yusuf Hanson 26. Grand Mufti Kerajaan Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz ibn Abdullah Aal Al Sheikh 27. Leader of the Qubeysi, Sheikha Munira Qubeysi 28. Politikus Tunisia, Rached Ghannouchi 29. PM Pakistan, Imran Khan 30. Kepala Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, Sheikh Dr Yusuf Alâ€Qaradawi 31. Pengkhotbah dan Televangelist, Moez Masoud 32. Pemimpin dan anggota eksekutif Jamiat Ulema e Hind, India, Maulana Mahmood Madani 33. Pengkhotbah dan aktivis sosial, Dr Amr Khaled 34. Pengkhotbah, Mustafa Hosny 35. Cendekiawan, Sheikh Usama Alâ€Sayyid Alâ€Azhari 36. The Aga Khan IV, Shah Karim Alâ€Hussayni 37. Pengkhotbah, Habib Luthfi bin Yahya 38. Pemimpin Houthi, Sheikh Abdul-Malik Alâ€Houthi 39. Cendekiawan dan pengkhotbah Turki, Sheikh Mahmud Effendi 40. Cendekiawan dan pengkhotbah Pakistan, Maulana Tariq Jameel 41. Presiden Singapura, Halimah Yacob 42. Cendekiawan, Sheikh Muhammad Alâ€Yaqoubi 43. Filsuf dan Profesor, Seyyed Hossein Nasr 44. Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad 45. Kaligrafer, Sheikh Uthman Taha 46. Pesepakbola, Mohammed Salah 47. Cendekiawan dan politikus, Sheikh Muqtada Sadr 48. Cendekiawan, Dr Aref Ali Nayed 49. Aktivis Palesetina, Ahed Tamimi 50. Politikus, Mohamed Bechari.