Namun hal tersebut tidak menjadi masalah karena umat Islam akan serentak memakai kaos bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab serta mengibarkan bendera bergambar beliau di berbagai tempat.
Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif mengatakan, akan ada gerakan kaos dan bendera Habib Rizieq untuk menggantikannya sekaligus memperingati 212.
Dia menginstruksikan kepada alumni 212 di Jakarta maupun di daerah untuk mengibarkan bendera HRS di rumah masing-masing.
“Harapan (untuk) teman-teman, tanggal 2 bulan 12 mengibarkan bendera di rumah masing-masing. Yang punya kaos juga (dipakai), kita tunjukkan rasa cinta, kepatuhan, dan kewibawaan kepada beliau (Habib Rizieq Shihab) dengan kaos bergambar beliau,†ujar Slamet dilansir dari YouTube Refly Uncut, Jumat (27/11/2020).
Slamet juga membantah jika gerakan ini dianggap sebuah aksi. “Enggak (bukan aksi), seperti pakai baju biasa saja. Kan enggak dilarang pakai baju gambar HRS. Enggak ada undang-undangnya, kan? Kecuali, pemerintah mau bikin undang-undangnya besok,â€sindirnya.
Dia menambahkan, kalau nanti pihak UPT Monas mengizinkan acara untuk diselenggarakan dan sudah mengantongi izin dari pihak terkait (Gubernur DKI Jakarta dan Kepolisian), acara Reuni PA 212 akan kembali diadakan.
Selain mengibarkan bendera dan kaos Habib Rizieq Shihab, Reuni PA 212 juga mempunyai agenda dialog nasional dengan 100 ulama dan tokoh.
Undangan tersebut nantinya akan diberikan kepada beberapa tokoh di antaranya, Mahfud MD, Wakil Ketua Umum MUI (KH Muhyiddin Junaidi), dan Juru Bicara Wakil Presiden (Masduki Baidlowi). Habib Rizieq Shihab akan menjadi narasumber utama dalam agenda ini.
Upaya Menyatukan Umat
Sementara itu, menurut Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, adanya ajakan tersebut adalah sebagai bentuk upaya menyatukan upaya agar dalam satu komando ulama.
“Insya Allah (mengajak simpatisan memakai atribut dan mengibarkan bendera Habib Rizieq),†kata Slamet saat dihubungi di Jakarta, Jumat (27/11/2020).
“Menyatukan umat Islam dalam satu komando ulama,†bebernya.
Sementara itu, berdasarkan pamflet yang diterima, tiga ormas yakni FPI, PA 212, dan GNPF Ulama mengajak simpatisan agar melakukan beberapa hal pada 2 Desember. Pasalnya reuni 212 ditunda karena pandemi Covid-19 belum berakhir.
Di poin pertama mengajak agar umat menonton dialog 100 ulama dan tokoh bersama IB HRS mulai pukul 09.00 melalui live streaming di Youtube Front TV.
Kemudian kedua doa bersama (istigosah) agar Covid-19 diangkat dari Indonesia di masjid/majelis taklim/pondok pesantrean (tidak di tanah lapang), wajib menjaga protokol kesehatan.
Lalu yang ketiga, serentak mengibarkan bendera bergambar IB HRS di rumah masing-masing serta memakai kaus HRS secara serentak.