Miris, Ini Potret Satu Keluarga Tinggal di Rumah Hampir Roboh di Desa Suka Maju Rohul Minggu, 08/12/2024 | 11:12
Kondisi rumah warga yang terancam roboh
SULUHRIAU, Rohul- Inilah potret tempat tinggal satu keluarga di Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, yang tinggal di rumah tidak layak huni karena miring hampir roboh sampai saat ini masih dihuni, sangat miris.
Satu keluarga ini, sempat menjadi perbincangan warga sekitar melihat kondisi rumahnya yang sangat memprihatinkan, karena rumah itu sudah bersandar ke bangunan rumah tetangga.
Warga itu adalah keluarga Joni Sitompul (42) warga Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Ekonomi keluarga yang pas-pasan, membuat Joni Sitompul tidak dapat mampu memperbaiki rumahnya.
Atapnya, terbuat dari genteng yang mulai menganga. Hampir semua kuda-kuda penahan rumah sudah kropos dan dinding rumah dari papan sudah rusak di sana sini. Jika hujan turun, satu keluarga harus mengungsi ke ruang dapur.
Untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, Joni Sitompul bekerja sebagai pengumpul buah brondolan sawit. "Saya bekerja mengumpulkan buah brondolen sawit pak. Satu hari, saya mendapatkan gaji 100 ribu rupiah," kata Joni, Sabtu (7/12/2024).
Diketahui, puluhan tahun sudah satu keluarga ini hidup di sebuah rumah seluas 4x6 meter yang kondisinya benar-benar memprihatinkan.
"Saya tinggal di rumah ini bersama istri dan kelima anak saya sudah lama pak, tetapi rumah ini mulai roboh sudah berjakan lima tahun yang lalu. Anak saya yang paling sulung umur 12 tahun, dan paling bungsu umur 5 tahun," ungkap Joni.
"Sebenarnya kami takut tinggal disini. Jika hujan turun, kami terpaksa mengungsi ke dapur karna atapnya banyak yang bocor. Selain itu kami takut jika tiba-tiba atap rumah roboh pak. Kami berharap, kedepan adalah bantuan dari pemerintah," tambah Joni.
Mendapatkan informasi tersebut, Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Novery Samosir bersama Bhabinkamtibmas Polsek Rambah Aipda JM. Sinaga dan Kepala Desa Suka Maju Parman meninjau rumah tersebut.
"Hari ini Babinsa, Bhabinkamtibmas bersama Kepala Desa Suka Maju berkunjung ke rumah warga yang mau roboh. Tadi kami ada membawa berupa sembako dan uang saku. Itu bentuk perhatian kami kepada warga," tegas Dedy Sabtu.
"Kami sangat berharap, kedepan ada pihak-pihak terkait yang kiranya tersentuh hatinya dan ingin membantu warga kami," tutupnya.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Suka Maju Parman mengatakan, meski pemerintah desa setempat sudah mengusulkan bantuan perbaikan, namun bantuan itu belum juga datang.
"Kami akan berusaha semampu kami mengenai rumah yang sudah miring ini. Pada tahun 2023 kami sudah mengajukan perbaikan rumah ini, tetapi di tahun 2024 terlaksanakan hanya satu unit. Ditahun 2025 ini, kami akan usahakan," sebut Parman. (rls, sr4)