Tabrak Lobang Jalan, Pedagang Nasi Goreng Meninggal Setelah Berusaha Diselamatkan Brigpol Sriwahyuni Kamis, 06/02/2025 | 10:31
SULUHRIAU, Tapung- Sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Lintas Rama-Rama, Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Rabu (5/2/2025) sekira pukul 14.30 WIB, menorehkan kisah heroik dari seorang anggota Polsek Tapung, Brigadir Polisi (Brigpol) Sri Wahyuni Nainggolan.
Korban, Adi (50) alias Ajo, seorang pedagang nasi goreng yang mengendarai sepeda motor, mengalami kecelakaan setelah menabrak lobang di jalan dan kehilangan kendali. Korban terjatuh dan terpental ke aspal, mengalami luka serius di bagian wajah dan dada.
Di tengah kondisi darurat, Brigpol Sri Wahyuni Nainggolan yang tengah dalam perjalanan menuju Pekanbaru, melihat korban tergeletak di tengah jalan.
Tanpa ragu, ia langsung memberikan pertolongan pertama. Ia dibantu oleh suaminya, Brigpol Anthoni Pieter Hutagaol, yang juga bertugas di Polsek Tapung Hulu. Mereka menghentikan mobil pick-up L300 yang melintas untuk membawa korban ke Puskesmas Tapung.
Dalam perjalanan, Brigpol Anthoni Pieter terus berusaha agar korban tetap sadar. Namun, korban yang dalam kondisi lemah menyatakan kekhawatirannya kepada istrinya yang sedang hamil anak pertama.
Sayangnya, sesaat sebelum dirujuk ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Tapung, Kompol David Harisman, S.T., menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat dan heroik Brigpol Sri Wahyuni Nainggolan dan suaminya.
"Ini bukti nyata komitmen kami sebagai anggota Polri dalam melindungi dan menyelamatkan masyarakat," ungkap Kapolsek.
Meskipun upaya penyelamatan yang dilakukan Sri Wahyuni tidak bisa menyelamatkan nyawa korban, aksi heroiknya ini mendapat pujian dari masyarakat dan rekan-rekan seprofesi. Kisah ini mengingatkan pentingnya kehadiran aparat kepolisian dalam situasi darurat.
Kapolsek Tapung juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (hpk)