Polda, Kajati dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Silaturrahmi, Kapolda Riau Tegaskan Tetap Solid Senin, 13/07/2026 | 20:40
SULUHRIAU, Pekanbaru – Soliditas tiga pilar penegakan hukum di Riau kembali ditegaskan.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo melakukan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Ikapolda Dewa Gede Wirajana di Kantor Kejati Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (13/7/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan menjadi penegasan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara Polri, TNI, dan Kejaksaan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, transparan dan berkeadilan.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan sinergi antarlembaga merupakan fondasi penting dalam menciptakan kepastian hukum sekaligus mendukung iklim pembangunan yang aman dan kondusif di Provinsi Riau.
Menurutnya, hubungan yang telah terjalin baik selama ini harus terus dipelihara melalui komunikasi yang intensif dan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan hukum di daerah.
"Kami sepakat untuk terus membangun hubungan kerja yang solid dan saling mendukung sesuai tugas serta kewenangan masing-masing. Tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan secara efektif, profesional, dan berintegritas," ujar Herry.
Ia menegaskan, silaturahmi tersebut mencerminkan tekad bersama untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Dengan koordinasi yang semakin erat, setiap proses penanganan perkara diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
"Ini bukan sekadar kunjungan formal. Pertemuan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, dan menghadirkan penegakan hukum yang semakin dipercaya masyarakat," katanya.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan kelembagaan, diskusi yang berlangsung juga membahas pentingnya menjaga soliditas aparat penegak hukum dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum di daerah.
Kapolda menambahkan, Kepolisian dan Kejaksaan memiliki posisi strategis dalam sistem peradilan pidana atau criminal justice system (CJS). Karena itu, sinergi yang kuat antara kedua institusi, didukung TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, menjadi kunci untuk menciptakan proses hukum yang akuntabel dan berkeadilan.
"Sinergi, komunikasi, dan kolaborasi harus terus diperkuat agar setiap tahapan penegakan hukum dapat berlangsung secara profesional, objektif, transparan, serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat," tegasnya.