Kebakaran SPBU Harapan Jaya Pekanbaru, Mobil Hangus dan Fasilitas Pengisian BBM Rusak Selasa, 21/07/2026 | 08:31
SULUHRIAU, Pekanbaru- Suasana malam di Jalan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, mendadak berubah mencekam setelah kebakaran melanda SPBU Harapan Jaya, Selasa (21/7/2026) malam.
Kobaran api yang muncul di area pengisian bahan bakar sempat memicu kepanikan warga dan pengendara karena dikhawatirkan menjalar ke seluruh fasilitas SPBU.
Beruntung, respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru berhasil melokalisasi api sebelum meluas.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menghanguskan satu unit mobil Toyota Kijang LGX serta merusak salah satu pompa pengisian bahan bakar dan sebagian atap bangunan SPBU.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga muncul saat sebuah kendaraan sedang melakukan pengisian bahan bakar. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan membakar area sekitar dispenser BBM.
"Semuanya berlangsung sangat cepat. Kami melihat api tiba-tiba muncul ketika ada mobil sedang mengisi bahan bakar. Setelah itu kobarannya langsung membesar," ujar Wahyu (38), warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 23.52 WIB. Hanya berselang dua menit, armada pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi.
"Tim bergerak pukul 23.54 WIB dan tiba sekitar pukul 23.59 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman, melokalisasi api, serta proses pendinginan untuk mencegah kebakaran meluas," kata Zarman.
Ia menjelaskan, objek yang terdampak meliputi satu unit Toyota Kijang LGX dan satu dispenser pengisian BBM. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 3 x 5 meter.
Sebanyak enam unit mobil pemadam dan rescue dari tiga pos dikerahkan dalam operasi tersebut, yakni Pos Cempaka (13), Pos 13.01, dan Pos 13.05.
Upaya cepat petugas berhasil mencegah api merambat ke pompa pengisian lainnya yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.
"Api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke dispenser nomor 1 maupun nomor 3. Ini sangat penting untuk meminimalkan risiko yang lebih besar," jelasnya.
Setelah memastikan seluruh titik api padam dan kondisi dinyatakan aman, personel pemadam mengakhiri operasi sekitar pukul 00.44 WIB.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Selain itu, besaran kerugian material juga masih didata.
Meski insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan di area pengisian bahan bakar serta kewaspadaan seluruh pengguna SPBU guna mencegah terjadinya kejadian serupa. (src)