Tim Gabungan Polsek Tambang Razia Malam, Tiga Warung Remang-remang Kena Teguran Sabtu, 25/07/2026 | 15:26
SULUHRIAU, Kampar- Aparat gabungan di bawah komando Polsek Tambang menggelar operasi penertiban skala besar.
Sasaran utamanya warung remang-remang yang diduga menjadi titik rawan gangguan keamanan. Razia dilakukan Kamis, (24/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan atau KRYD. Operasi dimulai pukul 21.20 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman.
Untuk memaksimalkan hasil di lapangan, Polsek Tambang tidak bergerak sendiri.
Mereka menggandeng Koramil setempat, Satpol PP Kecamatan Tambang, perangkat desa, hingga ketua RW. Kolaborasi lintas sektor ini dikerahkan untuk menyisir lokasi-lokasi yang dinilai rawan.
Hasilnya, petugas berhasil menyita dua jirigen minuman tuak. Selain itu, tiga cafe yang beroperasi sebagai warung remang-remang diberikan teguran lisan. Pengelola ketiganya juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi aktivitas yang melanggar aturan.
Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman yang mewakili Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan menjelaskan, operasi ini bertujuan menekan potensi kriminalitas. Fokusnya pada kejahatan konvensional C3, meliputi curat, curas, dan curanmor.
"Selain itu kami juga menargetkan peredaran minuman keras, kepemilikan senjata tajam, aksi geng motor, hingga tawuran remaja," kata AKP Aulia.
Ia menegaskan, kehadiran personel gabungan di tengah masyarakat adalah bentuk nyata perlindungan. Polisi ingin memastikan warga bisa beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut.
"Patroli KRYD adalah komitmen kami menekan angka kriminalitas. Dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat, pengawasan terhadap penyakit masyarakat akan lebih efektif," ujarnya.
Di sela patroli, petugas juga menyambangi titik keramaian. Mereka memberikan imbauan langsung kepada para pemuda dan warga yang berkumpul. Isinya mengajak untuk menjauhi tindakan melanggar hukum dan tetap menjaga norma sosial yang hidup di masyarakat.
AKP Aulia menambahkan, menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Dibutuhkan peran aktif seluruh warga.
Untuk itu masyarakat diimbau tidak segan melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Saluran komunikasi darurat selalu terbuka agar Kabupaten Kampar tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Razia ini menjadi sinyal tegas bahwa penertiban terhadap warung remang-remang dan peredaran miras akan terus dilakukan. Polsek Tambang memastikan operasi serupa akan digelar secara berkala. (hpk)