Cegah Sejak Dini, Siswa SMPN 1 Pekanbaru Dibekali Pengetahuan HIV dari Asfek Medis hingga Agama Rabu, 29/07/2026 | 16:35
SULUHRIAU, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menggencarkan edukasi pencegahan HIV/AIDS di lingkungan sekolah. Kali ini sasarannya siswa SMP Negeri 1 Pekanbaru.
Kegiatan bertajuk Goes to School itu digelar Rabu 28 Juli 2026. Program kolaborasi Komisi Penanggulangan AIDS KPA Kota Pekanbaru dan Dinas Kesehatan ini dibuka langsung Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar yang juga menjabat Ketua KPA Pekanbaru. Ratusan siswa dan majelis guru hadir dalam penyuluhan tersebut.
Dalam sambutannya, Markarius mengajak para remaja lebih waspada terhadap risiko penularan HIV. Kuncinya kata dia, dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi perilaku berisiko.
"Saya mengajak adik-adik remaja untuk menjaga diri. Hindari pergaulan bebas dan perilaku menyimpang," ucap Markarius.
Ia menjelaskan, penyuluhan ini bertujuan memberi pemahaman tentang bahaya HIV serta pentingnya menjaga kesehatan dan bersikap bertanggung jawab. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membuat remaja lebih sadar faktor risiko sehingga mampu mengambil keputusan bijak dalam pergaulan.
Wawako juga mengimbau pelajar selektif memilih lingkungan pergaulan. Perilaku yang berdampak negatif harus dijauhi agar masa depan tidak terganggu.
Untuk materi, Dinkes Pekanbaru menurunkan tenaga medis. Hadir dr Dedy Khairul Ray MKM dan drg Helda Suryani Munir MKes yang menjelaskan HIV/AIDS dari sisi kesehatan. Selain itu disampaikan juga materi dari sudut pandang agama.
"Kami hadirkan dokter dari Dinkes, dr Ray dan drg Helda, untuk memberi pemahaman bahaya HIV. Ada juga penyampaian dari tinjauan agama," kata Markarius.
Secara medis, HIV bisa menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman, pemakaian jarum suntik bersama, transfusi darah tidak aman, serta dari ibu ke anak saat hamil, melahirkan, atau menyusui. Ia menekankan, orientasi seksual atau identitas gender bukan penyebab HIV. Yang menentukan adalah perilaku berisiko.
Pemko Pekanbaru berharap kegiatan rutin di sekolah ini dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV. Sekaligus mendorong mereka hidup sehat dan bertanggung jawab.
Kepala SMPN 1 Pekanbaru Raja Izda Chairani mengapresiasi program tersebut. Menurutnya edukasi kesehatan sangat penting untuk membekali siswa dengan informasi yang benar sejak awal.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Wali Kota, Dinkes, dan KPA Pekanbaru yang sudah memberikan penyuluhan kepada hampir seribu peserta, siswa dan guru. Kami harap kegiatan seperti ini terus berlanjut," tutupnya. (kim)